
KELUARGA YANG KOKOH
Mazmur 111:1-10
Mazmur 112:1-2. “Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.”
Keluarga yang kokoh merupakan hal yang langka hari-hari ini, karena merupakan hasil dari keinginan yang kuat serta keteguhan dan komitmen keluarga, yang dibangun melalui waktu yang panjang dengan hikmat dari Tuhan. Keluarga yang kokoh dan bahagia memiliki enam kualitas utama, yaitu:
Memiliki komitmen pada keluarga.
Menghabiskan waktu bersama-sama.
Memiliki komunikasi yang baik.
Saling menghargai.
Memiliki komitmen spiritual.
Mampu memecahkan masalah dalam krisis.
Membangun keluarga yang kokoh merupakan rangkaian proses sehari-hari, uji ralat, belajar sambil praktek langsung. Kita semua tidak ada yang sempurna. Kita tidak bisa mengubah masa lampau, termasuk cara kita mendidik anak ataupun cara kita memperlakukan pasangan. Namun, kita punya kesempatan untuk memperbaikinya. Secara pribadi kita bertanggung jawab atas kesalahan kita, termasuk kesalahan yang dibuat tanpa disadari. Kita mempunyai harapan penyembuhan karena semua kesalahan kita sudah ditanggung Kristus, termasuk kegagalan di rumah tangga.
Kita harus berjalan dengan motivasi yang benar. Kita harus bersikap sabar dalam menghadapi konflik yang mungkin sedang terjadi dalam rumah tangga. Dan kita harus melakukannya dengan kekuatan Tuhan, karena kalau mengandalkan kekuatan kita sendiri pasti kita akan cepat merasa lelah dan putus harapan.
Andalkan Tuhan dalam kehidupan rumah tangga, tetaplah berpegang pada firman-Nya, lakukan bagian Anda dengan setia dan percayalah ada berkat Tuhan dalam keluarga Anda.
Doa: “Tuhan Yesus, jadikan kami orang yang mau terus berusaha melakukan yang terbaik bagi keluarga untuk membangun keluarga yang kokoh di dalam Engkau. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung