Renungan Harian, 05 Juni 2019

KELUARGA YANG DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Roma 8:1-17

Roma 8:13. “Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.”

Ketika imam Eli lebih mengasihi anak-anaknya dari pada Tuhan dan hanya mementingkan diri sendiri dengan cara menggemukkan diri dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat Israel, maka perbuatan tersebut melanggar kekudusan Allah. Akibatnya adalah Israel terpukul kalah hingga gugur tiga puluh ribu orang, kematian Hofni dan Pinehas, serta terampasnya tabut perjanjian dan imam Eli pun mati dengan batang leher patah karena jatuh telentang dari kursi. Bahkan isteri Pinehas pun mendadak melahirkan dan hampir mati karena mendengar berita duka itu.

Kekalahan Israel terjadi karena mereka berdosa terhadap Tuhan. Ketidakhadiran Allah adalah karena hidup bangsa Israel yang tidak lagi berkenan pada Allah. Para pemimpin mereka telah melecehkan Tuhan dengan menajiskan ritual kurban di rumah Tuhan. Kekudusan Allah merupakan hal serius, setiap pelanggaran terhadapnya menuntut tanggung jawab. Kata “kudus” (kabod) biasanya dimengerti sebagai segala sesuatu yang dipisahkan untuk Allah dan ketika diabaikan, maka akan mendatangkan bencana pribadi atas orang tersebut.

Oleh sebab itu istri Pinehas ketika melahirkan menamai anaknya Ikabod artinya “tidak ada kemuliaan.” Sungguh mengerikan akibat ditinggalkan Tuhan. Hal ini hanya akan terjadi kalau kita tidak merespon anugerah dan kesempatan melayani Tuhan dengan benar. Maka, bila ingin Allah hadir dalam hidup kita dan keluarga kita, hiduplah dalam kekudusan dan ketaatan kepada firman-Nya.

Mari hidup dengan menjaga kekudusan dan mendoakan para kepala keluarga, para pemimpin gereja, juga pemimpin bangsa kita agar memiliki sikap hati yang takut dan hormat akan Tuhan. Karena Allah akan menghakimi dan mengangkat kemuliaan-Nya dari pemimpin rohani yang amoral.

Sebagai orang Kristen dan keluarga Kristen apakah kita sudah hidup selayaknya orang kudus?

Doa: “Tuhan Yesus, tolong kami untuk senantiasa mencerminkan kekudusan-Mu dalam kehidupan sehari-hari. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …