Renungan Harian, 30 Mei 2019

BENIH

Galatia 6:1-10

Galatia 6:7.  “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Semua kehidupan berawal dari sebuah benih. Itulah hukum pertama tabur tuai. Benih itu akan tumbuh menjadi besar dan menghasilkan buahnya. Benih apa pun yang Anda tabur pasti akan menuai hasilnya.

Benih adalah apa pun yang berharga yang Anda berikan. Ketika Anda memberikan pujian, ada nilai untuk itu. Ketika Anda memberikan nasihat yang baik, ada nilai untuk itu. Ketika Anda memberikan waktu Anda, ada nilai untuk itu. Ketika Anda memberikan uang Anda, ada nilai untuk itu. Ketika Anda berbagi pengalaman Anda untuk membantu orang lain, ada nilai untuk itu. Ketika Anda memberikan kasih Anda, ada nilai yang besar untuk itu.

Semuanya bermula sebagai sebuah benih, baik itu waktu, uang, apresiasi, hikmat, atau tenaga Anda.

Kata-kata Anda juga bisa menjadi benih yang Anda tanamkan ke dalam pikiran orang lain. Benih itu akan bertumbuh dan menghasilkan buah. Oleh karena itu, Anda harus memilih kata-kata Anda dengan bijak, terutama ketika berbicara dengan orang-orang yang Anda sayangi, seperti anak-anak Anda, suami Anda, istri Anda, dan teman-teman Anda.

Benih seperti apa yang sedang Anda tanam dalam hubungan Anda? Apakah Anda sedang menanam benih kepercayaan, atau benih kecurigaan? Benih kebaikan, benih mudah tersinggung? Benih yang membangun, ataukah benih yang meruntuhkan? Apa pun itu, suatu saat Anda akan menuainya.

Mulailah membiasakan diri menabur benih yang baik. Membiasakan berdoa dan membaca Alkitab akan menumbuhkan kebiasaan yang baik.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau menabur benih yang baik. Beri aku kekuatan untuk melakukannya. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …