
BERSERAH
Yakobus 2:14-26
Amsal 3:5. “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”
“Tuhan tidak membuat hidupku lebih baik. Apakah Tuhan ada? Apakah Tuhan mengasihiku?” ujar seseorang. Ia mencurahkan segala keluh kesahnya kepada saya. Mendengar hal itu saya bertanya, “Apakah Anda meluangkan waktu setiap pagi untuk duduk di hadapan Tuhan? Apakah Anda beribadah setiap hari Minggu bersama saudara-saudara seiman kepada Tuhan?” Ia terdiam.
Banyak orang Kristen protes karena kehidupannya gagal dan tidak diberkati. Mereka beranggapan sebagai orang Kristen berarti hidup tanpa masalah. Hidup sesuai dengan kehendak sendiri tanpa melibatkan Tuhan, tetapi saat hidup tidak sesuai dengan ekspektasi, Tuhan yang disalahkan.
Bagaimana caranya Tuhan menolong, jika Anda tidak melibatkan Dia? Tuhan tidak akan memaksa Anda untuk mengandalkan-Nya, tetapi jika Anda mengandalkan-Nya, melibatkan-Nya dalam hidup Anda, Tuhan akan bertindak.
Bukti bahwa Anda mengandalkan Tuhan adalah berserah. Berserah bukan sekedar perkataan, melainkan tindakan iman. Bukti bahwa Anda berserah kepada Tuhan adalah Anda akan meluangkan waktu Anda untuk berhubungan intim dengan Tuhan secara pribadi, menyerahkan segala rencana Anda ke dalam kehendak Tuhan, meminta hikmat Tuhan sebelum mengambil keputusan, merenungkan firman Tuhan dan melakukannya, beribadah bersama saudara-saudara seiman, dan pada intinya adalah Tuhan menjadi prioritas utama dalam hidup Anda.
Ketika Anda berserah kepada Tuhan, maka Tuhan akan campur tangan dalam kehidupan Anda. Kehendak-Nya akan terjadi dalam hidup Anda. Ingatlah, bahwa rencana Tuhan bukanlah rencana Anda. Rencana Tuhan mungkin berbeda dengan apa yang Anda pikirkan, rencanakan, bahkan berbeda dengan keinginan Anda, tetapi semua yang Tuhan sediakan adalah yang terbaik untuk Anda.
Doa: “Tuhan Yesus Kristus, aku berserah kepada-Mu, seluruh hidupku adalah milik-Mu. Inilah keputusanku yaitu agar Engkau campur tangan dan bertindak atas hidupku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung