HATI ANDA

Roma 15:1- 13
Matius 12:34b. “Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.”
Masalah amarah tidak akan terselesaikan dengan pergi ke dokter, menonton komedi atau dengan membaca buku-buku motivasi. Kunci utama dalam mengelola kemarahan yaitu dengan mengandalkan kuasa Allah yang mengubah Anda dari dalam. Allah langsung menuju jantung permasalahannya, yaitu masalah di dalam hati Anda. Kemarahan tidak dimulai dari perilaku, latar belakang, atau perasaan Anda. Itu dimulai dari dalam hati Anda.
Mulut Anda mengungkapkan apa yang ada di dalam hati Anda. Orang yang senang berkata kasar memperlihatkan hati yang marah. Ketika Anda bertemu seseorang yang senang mengatakan hal-hal negatif, Anda tahu ia punya hati yang penuh ketakutan. Ketika seseorang yang punya lidah senang menyombongkan diri, itu menunjukkan bahwa ia memiliki hati yang tak percaya diri. Seseorang yang punya lidah senang menghakimi orang lain, itu menunjukkan hati yang bersalah. Seseorang dengan lidah yang kotor memiliki hati yang kotor pula.
Di sisi lain, seseorang yang selalu memotivasi orang lain, itu menandakan bahwa ia memiliki hati yang penuh sukacita. Jika orang tersebut selalu berbicara dengan cara yang lembut, Anda bisa tahu jika dia punya hati yang penuh kasih. Jika dia mampu mengontrol kata-katanya, Anda tahu jika dia punya hati yang penuh damai sejahtera.
Apakah Anda puas dengan kata-kata yang keluar begitu saja dari mulut Anda? Jika tidak, maka Anda butuh transplantasi hati. Anda butuh hati yang baru! Daud mengatakan dalam Mazmur 51:10, “Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!”
Yesus bisa menggantikan hati yang terluka dengan kasih-Nya. Ia peduli dengan rasa sakit Anda, dan Ia akan membantu Anda untuk sembuh sehingga kata-kata yang Anda ucapkan memberikan kehidupan dan menyingkapkan harapan yang Anda miliki di dalam Kristus.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku serahkan hatiku yang terluka kepada-Mu. Aku mau hidup menjadi berkat. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung