Perlindungan Tuhan yang Ajaib

Keajaiban Tuhan yang sangat besar dinyatakan dalam keluarga saya. Pada tanggal 15 Februari, anak saya adalah sopir taksi online di Tulung Agung, dia menerima orderan pada jam 4 pagi dan ternyata penumpang tersebut adalah komplotan perampok. Dia diancam akan digorok, di leher sudah terhunus pisau dan dibius, sementara perampok yang lain nyetir mobilnya.

Saat dia sadar dan mengingatkan para perampok untuk tidak berbuat jahat karena ada rekaman di mobil. Mereka marah, anakku disemprot bius lagi, sekujur tubuh dilakban dengan posisi badan ditekuk kepala sampai di lutut, dan dibawa jauh dari Tulung Agung sampai ke kota Blitar. Setelah mengalami penganiayaan ditendang, dipukuli, dia dibuang di sawah. 

Pada waktu itu saya sedang mengikuti PA,  saya ditelepon oleh anak saya kalau suaminya dari pagi belum pulang. Saya berdoa minta perlindungan untuk anak saya dan Tuhan mengabulkan, dan apa yang terjadi? Waktu anak saya dibuang, Tuhan Yesus membangunkan dan dia memanggil perampok yang mau masuk ke mobil, katanya: “Mas tolong lepasin saya, anakku tiga masih kecil-kecil dan sekarang mereka nunggu saya, mereka mau berangkat sekolah. Biarin harta bendaku mobil dan uang kamu bawa yang penting lepasin aku, kalau aku mati siapa yang mengurus anak-anakku.”

Pada waktu itu Tuhan mengubah kejahatan jadi belas kasihan,  dan perampoknya balik. Dia dilepaskan dari ikatan, diberi minum dan dibawa masuk ke mobil lagi. Tapi sempat diancam jangan lapor polisi, kalau tidak akan dibunuh. Anak saya dibawa ke stasiun dan dilepas dalam keadaan pingsan.

Tuhan membuat keajaiban lagi, dalam keadaan pingsan dan jauh dari rumah, Tuhan mengirim kenalan dan menemukan anakku dalam keadaan pingsan. Kenalannya membawa dia pulang. Ternyata di luar sudah viral dan ada 25 orang polisi datang ke rumah anak saya untuk minta keterangan kronologinya sampai jam 12 malam. Puji Tuhan jam 2 pagi para perampok tertangkap dan saat ini pun mobil yang dirampok telah kembali.

Kami sekeluarga mengucap syukur pada Tuhan Yesus yang sudah melepaskan anak saya dari maut dan kembali ke keluarganya. Amin.

Oleh: Nunik Yosana

Check Also

kesaksian

MAMA SHELLA

Kesaksian kali ini datang dari seorang ibu yang akrab dipanggil dengan Mama Shella, karena bagi …