Renungan Harian, 22 Maret 2019

MENGHAKIMI

Matius 7:1-5

Matius 7:1-2. “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Yesus memperingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain. Kata-Nya, kita harus berhati-hati karena standar yang kita gunakan untuk menghakimi orang lain akan digunakan juga untuk menghakimi kita. Ini bukan berarti bahwa kita tidak akan pernah dapat mengatakan apa pun ketika seseorang berbuat dosa. Jika seorang teman sedang berbuat dosa, kita tidak harus sepakat dengan kegiatannya karena kita tahu, bahwa kita tidak boleh menghakimi siapa pun. Bukan seperti itu yang dimaksudkan Yesus. Ada orang yang suka mengutip ayat ini sebagai alasan untuk melakukan apa pun sesuka mereka tanpa dikoreksi.

Yesus membicarakan tentang sikap langsung menghakimi seseorang tanpa mendengarkan seluruh buktinya dulu. Ini adalah sikap yang tidak bermurah hati terhadap seseorang yang telah berbuat salah. Ini adalah sikap yang senang menghakimi mereka yang tidak menjalani hidup sebagaimana mestinya menurut Anda.

Ingatlah, Allah itu sangat adil. Tugas penghakiman adalah tugas-Nya untuk menghakimi perbuatan-perbuatan manusia serta motif-motif dibaliknya, bukan tugas kita. Kita telah diperingatkan terlebih dulu. Jika kita bersikap menghakimi terhadap orang lain, kita akan diukur dengan standar-standar kasar yang sama yang kita gunakan untuk menghakimi orang lain. Bersikaplah murah hati semampu Anda terhadap orang lain, maka Allah akan menanggapinya dengan kasih karunia kepada Anda.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, beri aku hati melayani orang lain dan bukan menghakimi sesamaku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …