
PERKATAAN KETIKA MARAH
Bilangan 20:2-13
Bilangan 20:11. “Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.”
Firman Tuhan menyatakan 2 hal tentang Musa yang tidak dimiliki oleh tokoh-tokoh Alkitab yang lain. Musa adalah seorang yang lembut hatinya (Bil. 12:3) dan memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Hanya Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka (Ul. 34: 10). Tetapi walaupun demikian, Musa tidak dapat memasuki Tanah Perjanjian, karena ia telah melakukan dosa di hadapan Tuhan.
Ia memukul bukit batu padahal Tuhan tidak menyuruhnya dan bukan hanya memukul tetapi ia telah memukulnya hingga dua kali (Bil. 20:11). Dan ketika ia berdoa memohon agar diijinkan masuk tanah Kanaan (Ul. 3:23-26), permohonannya tetap ditolak, sekalipun Musa memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan (Ul. 3:26).
Dalam peristiwa tersebut Musa melakukan beberapa dosa: mendurhaka (Bil. 20:24), memberontak (Bil. 27:14), berubah setia terhadap Tuhan dan tidak menghormati kekudusan Tuhan (Ul. 32:51), serta teledor dengan kata-katanya (Maz. 106:32-33). Dengan kata lain berbicara tanpa berpikir.
Musa bersalah dalam ucapannya, dengan:
- Menyebut umat Tuhan dengan sebutan orang-orang durhaka (ayat 10). Barangsiapa menghina umat Tuhan, maka ia juga menghina Tuhan.
- Musa menggunakan kata ’kami harus mengeluarkan’ dan bukan Tuhan yang mengeluarkan. Ini menunjukkan kesombongan hati Musa.
- Tuhan menyuruh berbicara kepada bukit batu tetapi Musa berbicara kepada umat Tuhan. Ini menunjukkan, bahwa Musa tidak percaya kepada Tuhan.
Teledor dalam mengucapkan kata-kata atau bicara tanpa berpikir dahulu dapat menyebabkan kita bersalah. Apalagi kalau ucapan tersebut kita tujukan kepada hamba Tuhan atau umat Tuhan. Marilah jaga perkataan kita karena perkataan sangat berpengaruh pada kehidupan dan masa depan kita.
Doa: “Kami mau menjaga perkataan kami, terutama saat kami marah, agar kami tidak berdosa terhadap-Mu, ya Allah. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung