Renungan Harian, 16 Maret 2019

SIKAP TERHADAP ORGANISASI DAN PEMIMPIN ROHANI

1 Korintus 14:33-40

2 Timotius 1:7. ”Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Demi tertibnya pelayanan dalam gereja Tuhan dibutuhkan adanya aturan organisasi. Hal ini tidak berarti mempersempit karya Roh Kudus atau bersifat duniawi, melainkan justru mendatangkan ketertiban selama tetap berazaskan Alkitab. Alkitab sendiri menghendaki segala sesuatunya berjalan dengan tertib (1 Kor. 14:33, 40), bahkan Roh Kudus adalah Roh yang mendatangkan ketertiban (2 Tim. 1:7).

Dalam organisasi tentu ada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur yang bertanggungjawab atas pelayanan yang dipercayakan kepadanya secara organisatoris. Seringkali dijumpai adanya miskomunikasi antara pemimpin dengan rekan yang dipimpinnya. Untuk itu perlu diperhatikan panduan berikut:

1.      Menghormati pemimpin yang telah ditetapkan Allah (1 Tim. 5:17). Daud yang terus dikejar-kejar oleh Raja Saul tetap menghormatinya sebagai raja Israel sampai Allah sendiri berurusan dengan dia.

2.      Mau berbicara dengan terbuka akan berbagai kebijakan dalam pelayanan sesuai dengan status anak-anak terang. Sama sekali tidak dibenarkan adanya adu domba, agitasi dan intimidasi, surat kaleng, dan sebagainya.

3.      Usul-usul peningkatan pelayanan yang baik dapat disampaikan menurut tertib administrasi gereja yang ada.

4.      Promosi ke tingkat kepemimpinan harus dilakukan dengan aturan yang ada, penuh kerendahan hati dengan memahami waktu Tuhan (Pkh. 3:11), dan rela mengalami penolakan seperti halnya Samuel (1 Sam. 12:23).

5.      Memahami pentingnya regenerasi dalam pelayanan secara struktural, agar menghasilkan atmosfer pelayanan yang sehat.

Banyak masalah dalam gereja yang mengakibatkan perpecahan, kepahitan hati, dan hancurnya gereja, sebagian besar terjadi karena kurangnya komunikasi. Sebagai anak-anak Tuhan yang hidup dalam terang, mari lakukan 5 panduan di atas sehingga kita tidak memberontak terhadap otoritas yang sudah Tuhan tetapkan dalam hidup kita.

Doa: “Ajar kami untuk menghormati otoritas yang Engkau tetapkan dalam hidup kami sebagai tanda kami menghormati Engkau, ya Allah. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …