
Mungkin rekan pembaca bertanya-tanya, “Apa hubungannya Mazmur 133 yang judulnya “Persaudaraan yang Rukun” dengan Master Chef Kompas 2018? Kita dapat membayangkan ketika memasak, tentu akan memakai bumbu-bumbu dan berbagai penyedap rasa. Setiap bumbu-bumbu tersebut memiliki kekhasan rasa masing-masing. Garam memiliki rasa asin, itu menjadi ciri khasnya dan ia dipakai oleh sang Chef karena rasa asinnya. Bayangkan jika ternyata garam itu kehilangan rasa asinnya, sehebat apapun seorang Chef, ia tidak akan bisa membuat masakan yang enak. Sebanyak apapun garam yang dimasukkan, makanan tidak akan memiliki cita rasa. Namun untuk membuat makanan yang kaya rasa, tidak hanya garam yang menjadi satu-satunya bumbu. Garam membutuhkan bumbu-bumbu lainnya seperti merica, kayu manis, penyedap, dan lain-lain. Tentu dengan takaran yang sesuai agar tidak ada satu pun bumbu yang menonjol atau tertutupi rasanya. Semuanya harus memiliki takaran agar tercipta rasa yang harmoni. Karenanya harga semangkuk nasi goreng atau mie goreng pun bisa menjadi sangat mahal.
Tujuan acara Master Chef Kompas 2018 yaitu keharmonisan dalam bekerjasama, kesehatian, sepikir dan seperasaan. Bukan sekedar siapa yang menang dan siapa yang kalah, bukan pula mencari yang lebih hebat dan yang kurang ahli, bukan mencari nama belaka melainkan sebuah kesatuan. Pada acara Master Chef 2018 ada 4 tim yang memasak dengan serius, penuh perhatian, bersemangat untuk mencapai tujuan yang terbaik. Kami apresiasikan hal itu. Kami paham ada beberapa orang anggota, ketua tim, dan bahkan juri yang tidak puas dengan acara ini. Anggota tim mungkin kecewa ketika dia memasak tidak sesuai “ilmu” yang dia pelajari atau yang biasa dia lakukan di rumah. Seorang juri mungkin berbeda pendapat dengan juri yang lain, dan sebagainya. Namun inilah yang menarik dalam sebuah kesatuan dan kebersamaan, dalam ketidakpuasan dan ambisi kita, jika hati mau menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing, Allah akan memerintahkan supaya berkat-berkat dicurahkan dan kita bisa menjadi berkat.
Pesan Master Chef2018 adalah marilah kita saling melengkapi ketika di sekitar kita penuh denganketidaksempurnaan, maka semuanya akan diberkati dan menjadi berkat. Dalam acaraMaster Chef 2018 , Tim Juri yang terdiri dari Ibu Mella (EGM), Ibu Santi (WBI)dan Eddy Kurniawan (Kompas) menetapkan sebagai pemenangnya adalah Master Chefdari WBI.
Oleh: Fery Stiawan
GBI Pasir Koja 39 Bandung