
BERSIHKAN DARI DALAM
Lukas 6:43-45
Lukas 6:45. “Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”
Di daerah tempat kami tinggal, kandungan airnya mengandung zat besi. Hal yang membuat lantai dan pakaian menjadi berwarna kekuningan. Oleh karena itu, kami memiliki dua buah penampung air yang besar dan dua penyaring. Semua itu digunakan agar air yang disaring ditampung di penampungan pertama kemudian disaring lagi dan ditampung ke penampungan kedua. Hal itu terus dilakukan setiap hari dan setiap mengambil air dari dalam tanah.
Warna air menjadi jernih, tetapi air tersebut tetap tidak dapat dikonsumsi untuk minum atau memasak makanan karena sumber air dalam tanah yang kami ambil semuanya sudah terkontaminasi zat besi. Sebanyak dan sebesar apa pun saringan yang kami sediakan ternyata tidak dapat memisah dan menghilangkan partikel yang terdapat dalam air itu. Zat besi itu akan hilang ketika sumber air yang digunakan tidak mengandung zat tersebut. Jadi bukan masalah penyaringnya melainkan sumbernya yang harus dibersihkan.
Seringkali orang lebih memperhatikan keadaan lahiriahnya saja dan melupakan yang membuat perubahan adalah dari dalam hati. Ada orang yang penampilannya menarik, memukau dan mempesona tetapi ketika ada tekanan, maka yang keluar dari lidahnya adalah kata-kata yang menusuk penuh kebencian karena hatinya terluka dan memiliki dendam.
Seperti kami tidak akan memiliki air yang baik jika sumbernya tidak diperbaiki, maka setiap orang yang masih memiliki hati yang penuh dengan hawa nafsu dan kebencian serta menjauhkan dirinya dari Tuhan, tentu yang keluar dari dirinya tidak akan dapat ditutupi dengan penampilannya. Mari bersihkan hati dari segala hal yang tidak berkenan agar apa yang dikeluarkan dapat memberkati orang lain. (NK).
Doa: “Kami mau menjaga hati kami agar tetap bersih sehingga kehidupan yang terpancar darinya memuliakan-Mu, ya Allah.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung