Renungan Harian, 25 Desember 2018

DIALAH RAJA

Yesaya 9:1-6

Yesaya 9:5a. “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita.”

Menyamar sebagai rakyat biasa sudah sering dilakukan oleh presiden dan wakil presiden. Salah satunya adalah Bung Karno yang sering ngobrol dengan rakyat tanpa memperkenalkan siapa dirinya. Ia pun tak segan tidur di rumah penduduk. Dari sana mereka bisa mengetahui keadaan masyarakat dan apa saja yang dibutuhkan rakyat.

Seperti dikisahkan oleh Mangil Martowidjojo, mantan Komandan Detasemen Kawal Pribadi, dalam buku Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967, Sang Proklamator sering menyamar sebagai rakyat biasa. Saat di Yogyakarta, Bung Karno dan Ibu Fatmawati terkadang jalan-jalan keluar-masuk desa. Dari Istana Gedung Agung mereka naik mobil lantas di desa atau sawah, mobil diparkir di pinggir jalan dan ditunggu oleh sopir pribadi. Saat berjalan kaki masuk keluar kampung dan meninjau persawahan, Bung Karno dan Ibu Fatmawati dikawal seorang polisi.

Ketika sedang berjalan kaki dan melihat ada cacing merayap di tengah jalan, Bung Karno memerintahkan pengawalnya untuk memasukkan cacing itu ke sawah. Ada anggota polisi pengawal merasa jijik memegang cacing, dengan cepat Bung Karno memegang cacing kepanasan itu dan memasukkannya ke sawah. Itu hanya sekelumit dari cerita Bung Karno yang turun ke desa.

Ada satu Raja, penguasa yang memiliki alam semesta yang juga rela turun ke dunia, Dia tidak hanya turun, menjanjikan kebutuhan jasmani saja, lebih dari itu Dia yang empunya bumi dan langit, rela lahir dengan keterbatasan sebagai manusia untuk menyelamatkan kita. Dengan jalan kelahiran, kematian dan kebangkitan-Nya manusia mendapatkan pengampunan dan mengembalikan hubungan yang rusak karena dosa.

Inilah satu-satunya jalan, karena manusia tidak akan bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Dialah Yesus Kristus yang lahir dari rahim perempuan suci, Dialah Sang Raja Agung yang menyelamatkan kita. (NK).

Doa: “Terima kasih untuk kasih-Mu yang Engkau nyatakan lewat peristiwa Natal yang kami rayakan hari ini, Tuhan Yesus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …