SESUAI KEHENDAK-NYA
Mazmur 150:1-6
Mazmur 150:6. Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!
Karena Allah hadir saat kita memuji dan menyembah-Nya, maka bagaimana seharusnya sikap kita saat menyembah? Ya, sikap tubuh yang penuh ekspresif bukanlah jaminan seseorang sedang menyembah Allah dengan segenap hati. Namun, sikap tubuh yang acuh, sembarangan dan malas-malasan saat memuji dan menyembah Allah tentu bukanlah sikap tubuh yang semestinya dimiliki seorang penyembah.
Penyembahan kita haruslah tentang Allah, tentang selera-Nya, kehendak-Nya dan apa yang sepantasnya Ia terima, karennya cara kita memuji dan menyembah-Nya haruslah Alkitabiah.
Alkitab mencatat banyak ekpresi yang dapat kita lakukan saat kita menaikkan pujian dan penyembahan bagi Tuhan. Di Mazmur 150:1-6 yang kita baca hari ini saja dituliskan untuk kita memuji Allah dengan memainkan berbagai macam alat musik juga dengan tarian.
Selain itu kita dapat memuji dan menyembah Allah dengan ucapan mulut kita (Mazmur 34:2), bernyanyi, sorak sorai (Mazmur 47:2), mengangkat tangan (Mazmur 63:5), bertepuk tangan (Mazmur 47:2), berdiri (2 Tawarikh 5:12), dan bersujud/berlutut (Wahyu 19:4).
Mari kita ambil komitmen untuk memuji dan menyembah Allah dengan cara yang Ia kehendaki. Yaitu, dengan segenap hati dan sikap tubuh yang Ia kehendaki.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau memuji dan menyembah-Mu dengan cara yang Engkau kehendaki. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung