Bahan Care Cell Oktober 2015

misiPertemuan 1

MISI

Gereja Yang Misioner dan Diberkati
Misi gereja dinyatakan oleh Tuhan Yesus sendiri dalam Matius 28:19, yaitu “pergi, menjadikan segala bangsa murid Kristus, baptis dan ajar mereka.” Misi dalam Matius 28:19 merupakan dasar dari segala sesuatu yang gereja lakukan. Semua kegiatan gereja harus mengacu pada perintah Agung Tuhan Yesus ini. Ini adalah dasar filosofis semua tindakan gereja. Gereja bukan tempat kumpulan sosial, tempat seremoni dan ibadah yang dipenuhi liturgi manusiawi semata.
Sering kali fokus gereja beralih menjadi pusat kesenian/ pemuasan kebutuhan jasmani dan bukan menjadi tempat untuk menghasilkan orang-orang yang pergi dan memenangkan jiwa. Padahal jika jemaat mempunyai hati misi seperti ini, maka gereja akan mengalami terobosan rohani yang dahsyat dan menjadi sehat, berkat-berkat Tuhan pun akan dinyatakan dengan limpah oleh karena gereja terlibat di dalam proyek-Nya Tuhan.

Tujuan Gereja di Bumi
Tujuan Gereja di bumi adalah untuk mempersiapkan dunia bagi kedatangan kembali Yesus Kristus, Sang Raja. Dia ingin banyak jiwa yang menyambut-Nya dari seluruh bangsa, kaum dan bahasa (Why. 7:9). Dan gereja dipanggil untuk mewujudkannya.

Tuaian besar sedang terjadi saat ini. Injil kerajaan Allah harus diberitakan ke seluruh bumi sebelum Dia kembali (Mat. 24:14). Sebelum Yesus datang akan ada tuaian besar yang belum pernah terjadi di sepanjang sejarah manusia. Dan inilah waktu tuaian besar itu.

Gereja yang tidak menginjil akan menjadi fosil dan mati. Gereja yang menginjil akan mengalami pelipatgandaan dan pengurapan yang lebih kuat. Gereja yang menginjil seperti sungai yang mengairi tanah gersang, membawa kehidupan dan berkat (Yeh. 47:9). Roh Kudus akan bekerja dengan dahsyat di dalam gereja yang berbelas kasihan pada jiwa-jiwa yang belum mengenal Kristus.

Penginjilan dan Tanda-tanda
“Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” (Mark. 16:20). Ciri dari penginjilan yang sejati adalah penginjilan yang disertai dengan kuasa Allah. Tanpa kuasa Allah berita Injil tidak akan mempunyai dampak yang besar terhadap hidup seseorang. Hanya Roh lah yang bisa membuat seseorang berubah, dipulihkan dan mengalami mujizat dalam hidupnya. Tanpa kuasa: Injil seperti bunga tanpa wangi. Mobil tanpa mesin, ada bentuknya tetapi tidak ada kehidupan di dalamnya.

Orang-orang yang memberitakan Injil dengan penuh kuasa:
1.    Rasul Paulus
Paulus berkata bahwa semua pelayanannya disampaikan dengan kuasa Roh (1 Kor. 2:4). Bila penginjilan dinyatakan dengan kuasa, maka orang akan dibungkamkan dan akan tersungkur di kaki Tuhan. Di dalam Kisah Para Rasul kita melihat gereja memberitakan Injil dengan penuh kuasa (Kis. 4:12-14; 4:33; 5:12-16).
2.    Stefanus
Pelayanan Stefanus penuh dengan kuasa sehingga mereka dengan bulat hati menerima berita yang dia sampaikan (Kisah. 6:8).
3.    Filipus
Pelayanan Filipus pun penuh dengan mujizat (Kis. 8:6-8). Padahal kedua orang ini bukan terhitung sebagai rasul-rasul Yesus.

Perbedaan Pemberitaan Injil Dengan Siar Agama
Kuasa dan tanda-tanda ajaib, hal inilah yang membedakan pemberitaan Injil dengan siar agama. Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Rm. 1:16). Adalah sangat wajar jika berita dahsyat ini disampaikan dengan penuh kuasa. Tanda-tanda yang menyertai pemberitaan Injil adalah trademark atau ciri khas dari ke Kristenan. Kisah-kisah supranatural adalah ciri yang wajar dari ke Kristenan. Pelayanan Tuhan Yesus selalu disertai dengan tanda dan mujizat. Gereja harus melakukan hal yang sama seperti yang Tuhan Yesus lakukan. Nama Yesus tidak bisa diberitakan dengan biasa-biasa saja, sebab nama itu terlalu mulia dan berkuasa. Kuasa Roh Kudus diberikan supaya kita melayani dengan kuasa (Kisah. 1:8) menjadi saksi yang efektif. Bila saudara ingin mengalami kuasa Allah dan tanda-tanda menyertai hidupmu, maka beritakanlah Injil.

Pertanyaan Renungan dan Penerapan
1.    Apakah Anda pernah memberitakan Injil kepada orang yang belum mengenal Yesus?.
1.    Jika belum, sharingkan alasan-alasan Anda tidak pernah memberitakan Injil dan bagaimana mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
2.    Jika sudah, sharingkanlah tanda-tanda apa saja yang menyertai pemberitaan Injil tersebut.
2.    Berdoalah bersama, agar terjadi tanda-tanda ajaib dalam Care Cell Anda, juga agar penginjilan menjadi gerakan yang menggairahkan seluruh anggota Care Cell.

Apa Bagianku Dalam Misi?
Proyek penginjilan adalah seperti suatu proyek untuk menghadapi peperangan. Diperlukan berbagai kesatuan untuk mencapai kemenangan, diantaranya:
Kesatuan pertama adalah angkatan udara.
Ini adalah para pendoa syafaat, yang membombardir benteng musuh dengan sasaran-sasaran yang vital dan terarah (Kisah. 4:31). Pendoa-pendoa ini membuka jalan masuk, sehingga musuh terlebih dahulu dilemahkan sehingga tidak banyak korban dari pasukan angkatan darat.
Kesatuan infanteri dan kavaleri.
Ini adalah para penginjil yang masuk di garis depan. Mereka juga disertai pasukan zeni tempur yang membuat jembatan, lapangan udara sehingga bala bantuan udara bisa memback up dengan efektif bila pertolongan udara diperlukan.
Pasukan zeni ini adalah para pengusaha, pejabat, orang-orang awam yang Tuhan tempatkan untuk membantu fasilitas dan infrastruktur agar penginjilan lebih efektif.
Pasukan palang merah.
Pasukan ini berfungsi untuk merawat yang sakit atau yang terluka. Ini adalah para gembala, penasihat dan konselor, serta guru.
Pasukan bagian perbekalan (logistik), administrasi dan penggajian.
Mereka bertugas mensupport para tentara di garis depan dengan makanan, fasilitas, peralatan, amunisi dan juga memelihara keluarga dari para prajurit yang sedang bertempur sehingga mereka bisa fokus pada pertempuran saja.
Ini adalah para penyandang dana, pengusaha, orang-orang yang mempunyai karunia memberi.

Apa Bagianku Dalam Misi?
Jika semua pasukan ini bergerak dengan sehati dan efektif, maka pertempuran akan berhasil dimenangkan dengan spektakuler. Di manakah posisi Anda? Mintalah Tuhan untuk memimpin dan menuntun Anda dalam segi apa Anda harus ambil bagian dalam misi, sebab seluruh Tubuh Kristus harus berfungsi (I Kor. 12:18). Bila kita terlibat dalam proyeknya Tuhan, maka kita akan melihat kasih dan kuasa-Nya, akan dinyatakan dengan melimpah dalam hidup kita.
Setiap dana, doa dan dukungan kasih kita pada penginjilan seperti menabur di tanah yang subur. Kita akan menuai segala hal yang baik dalam hidup kita.

Pertanyaan dan Penerapan.
Sharingkanlah, apa bagian yang bisa setiap anggota Care Cell lakukan untuk mendukung penginjilan baik di Care Cell Anda maupun di GBI Pasir Koja.
Apakah akibat yang Anda rasakan dan terima dalam hidup ketika Anda terlibat ambil bagian dalam pekerjaan misi/ pemberitaan Injil? Sharingkan!

Oleh: Ferry Simanjuntak

Check Also

Care Cell Mei

ROH KUDUS

Oleh: Pdm. N. Tonny Saputra I.Be and Stay Humble (Bersikap Tetap Rendah Hati) Matius 5:3; …