PENGHIBUR BAGI HATI YANG SEDIH
Yohanes 14:26-27
Yohanes 14:27. “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
Setiap tahun, peristiwa 11 September 2001 terus diperingati banyak orang di dunia, khususnya oleh warga negara Amerika Serikat, negara yang menjadi korban serangan teroris tersebut. Dapat dibayangkan kehancuran hati, kepedihan dan rasa kehilangan yang begitu besar yang dialami oleh keluarga para korban. Secara tiba-tiba mereka kehilangan sanak saudara mereka. Tidak hanya itu, tentu mereka yang selamat dari serangan tersebut pun pasti mengalami trauma yang besar dan juga kehilangan rasa aman. Duka mewarnai secara pasti kenangan mereka akan peristiwa getir tersebut.
Kepergian sosok ibu yang begitu memiliki peran besar dalam hidup saya pun menorehkan sebuah rasa sedih, yang hingga kini masih kerap hadir di dalam hati saya. Saya sendiri tidak tahu, kapan saya akan berhenti bersedih setiap kali mengenang beliau, tetapi setiap kali kesedihan itu hadir, maka saya akan lari ke dalam hadirat Allah dan menerima penghiburan-Nya.
Apa pun dukacita yang kita alami, hanya ada satu penghibur yang sejati, yaitu Roh Kudus yang Allah telah berikan bagi kita orang percaya (Yoh. 14:26). Roh Kudus akan menghiburkan kita dalam derita yang mungkin saat ini sedang kita alami dan Ia pun juga memberi kita damai sejahtera bagi hati yang gelisah.
Dalam setiap kehilangan yang kita alami, kita dapat datang kepada Tuhan, karena hanya Dialah yang dapat memulihkan kita dari kehancuran dan kepedihan hati. Ketahuilah, bahwa ketika Allah mengijinkan penderitaan, maka Ia pun menyediakan penghiburan.
Doa: “Ya Roh Kudus, saat kami hancur hati, kami tahu hanya Engkaulah yang mampu memberi penghiburan yang sejati. Terima kasih untuk sukacita dan damai sejahtera yang Kauberi. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung