KASIH
Lukas 10:25-37
Matius 24:12. “Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.”
Viral, sebuah tren bagi orang-orang masa kini. Demi mengejar tren, orang mengabadikan setiap momen yang ada, sekalipun momen tersebut adalah sebuah musibah atau bencana. Memperbaharui media sosial menjadi hal yang lebih penting daripada menolong orang lain, apalagi jika hasilnya dapat menjadi viral atau dijual ke media seperti televisi dan radio.
Fenomena seperti ini menunjukkan, bahwa saat ini begitu banyak orang yang berfokus pada dirinya sendiri. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang (2 Tim. 3:2a), dan segala kejahatan yang ditimbulkan akibat keegoisan menyebabkan kasih manusia dalam dunia menjadi dingin.
Dalam Lukas, Tuhan menyatakan sebuah cerita tentang seseorang yang dirampok hingga setengah mati. Namun, imam dan orang Lewi, sebagai orang-orang yang tahu akan hukum Taurat tidak peduli dengan orang itu. Kasih telah menjadi dingin karena sikap mementingkan diri sendiri, tidak mau repot.
Mungkin saat ini ada orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan pertolongan. Pandanglah mereka sebagaimana Tuhan memandang mereka dengan kasih. Tuhan telah memberikan kasih kepada kita, itu yang menjadi alasan kita untuk dapat mengasihi sesama tanpa memandang perbedaan apa pun.
Mari tunjukkan kepada dunia, bahwa kasih masih ada di dalam Tuhan Yesus Kristus melalui kita anak-anak-Nya. Meskipun masa-masa ini adalah kesukaran dan akan mencapai kesudahannya, justru inilah saat yang tepat untuk menunjukkan kasih Yesus.
Doa: “Bapa, Engkau telah mengasihi kami, maka kami pun akan memandang orang-orang di sekitar kami dengan kasih-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung