Renungan Harian, 05 September 2018

PAKAIAN LENAN HALUS

Wahyu 19:6-10

Wahyu 19:7-8. “Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!”

Kronologi dari Wahyu pasal 19 menempatkan mempelai Kristus yang adalah gereja-Nya (2 Korintus 11:2) telah berada di sorga sebelum kedatangan Kristus ke bumi. Banyak penafsir percaya, bahwa hal ini menunjukkan, bahwa gereja telah diangkat ke sorga sebelum kedatangan Kristus yang kedua yang dilukiskan di Wahyu 9:11-21.

Adalah kerinduan kita semua sebagai orang percaya yang adalah gereja-Nya untuk menjadi mempelai Kristus pada saat pernikahan Anak Domba nanti. Untuk menjadi seorang mempelai pasti ada syarat yang harus kita penuhi. Seorang wanita yang siap menikah dengan pria biasa saja, sebaiknya adalah seorang wanita yang dewasa, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara jiwa dan roh. Karena jika tidak maka pernikahannya dipastikan akan mengalami banyak persoalan.

Apalagi jika hendak menjadi mempelai wanita Kristus, kita harus menjadi mempelai yang kudus dan tidak bercacat cela. Ayat 8 menuliskan bahwa, mempelai Kristus berpakaian kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih. Ini menggambarkan tentang perbuatan-perbuatan benar dari orang-orang kudus. Berarti untuk menjadi mempelai Kristus, seseorang harus hidup benar dan kudus.

Untuk mengenakan kebenaran dan kekudusan sebagai pakaian kita, maka kita wajib mengejar kekudusan. Mengejar kekudusan artinya bertekad dan berkomitmen untuk hidup sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, baik saat di lihat orang ataupun tidak. Tentulah hanya karena pertolongan Roh Kudus saja, maka kita bisa hidup dalam kekudusan, karena Dia-lah yang memberikan anugrah dan kekuatan di dalam kita.

Doa: “Jadikan kami mempelai-Mu yang kudus dan tidak bercela, karena kami sangat mengasihi-Mu, ya Kristus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …