Renungan Harian (19 Oktober 2015)

19RELA BERKORBAN

Matius 9:9-13

Matius 9:13 Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Pelayanan dalam gereja seiring dengan makin berkembangnya gereja dan kekristenan menjadi semakin luas dan semakin banyak bidang pelayanan yang bisa dimasuki. Kalau dulu pelayanan mungkin lebih eksklusif sifatnya karena sifat dari pelayanan dan bentuk ibadah itu sendiri yang masih sangat sederhana. Berbeda dengan saat ini, di mana bidang pelayanan menjadi sangat luas yang bisa dimasuki orang awam.

Sejatinya seseorang seharusnya mengambil bagian dalam pelayanan bukan karena ia belajar teologi; bukan pula karena ia mengerti teknik-teknik pelayanan gereja; apalagi karena mencari keunggulan dalam materi, kedudukan, pendidikan atau segala nilai lebih di mata manusia. Seseorang seharusnya mengambil bagian dalam pelayanan berangkat dari memahami isi hati Tuhan. Ironisnya banyak orang mengejar gelar penginjil atau evangelis, guru injil atau pendeta, bukan karena memahami isi hati Tuhan, melainkan karena mereka ingin dipandang berbeda, dianggap lebih rohani, lebih suci, lebih diberkati dan lebih pandai daripada orang Kristen kebanyakan.

Dengan memahami isi hati Tuhan, pelayanan adalah kerelaan memikul beban Tuhan yang dipercayakan kepada kita. Kita memikul beban itu karena kita rela bersama-sama dengan Tuhan dalam segala pencobaan. Kita memikul beban itu karena kita rela menderita bersama-sama dengan Kristus. Penderitaan itu tidak selalu berarti penderitaan fisik, tetapi kita menderita bagi Kristus dengan mengikuti jejak-Nya. Kita menderita dengan tidak mengasihi nyawa kita sendiri, artinya bersedia meninggalkan kesenangan dunia demi keselamatan jiwa-jiwa dan digenapinya rencana Allah di bumi.

Maka jika kita mau melayani Tuhan, masihkah motivasi kita untuk kepentingan diri kita sendiri? Jadi jangan berpikir terbalik, dengan menganggap menjadi pelayan Tuhan hari ini artinya mendapatkan kemuliaan di mata orang lain hari ini. Itu bisa membawa kepada kebinasaan kekal kelak. (NK).

Doa: “Biarlah kami melayani-Mu dengan hati yang tulus dan motivasi yang lurus, karena kami memiliki hati dan belas kasihan Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …