Misi Muwur

Bersyukur untuk perjalanan Misi Ruteng, team berangkat dan pulang dengan selamat dan tepat waktu sesuai dengan rencana yang sudah dibuat, walaupun dua hari sebelumnya kami mendapat kabar bahwa tidak ada tiket penerbangan untuk hari yang sudah direncanakan. Bersyukur kepada Tuhan Yesus akhirnya team misi Kamis subuh flight terpisah-pisah dan malamnya kami semua bertemu di Labuan Bajo.

Hari kedua kami berangkat menuju desa Muwur menggunakan truk bermuatan sembako dan bibit kopi untuk kami bagikan disana, perjalanan yang kami tempuh sangat melelahkan karena jalan sempit dan terjal, setiba di lokasi kami istirahat sejenak dan langsung membagikan sembako yang kami kemas langsung di truk, semua berlangsung dengan cepat dan tertib, sisanya kami berikan ke pemilik rumah dimana kami mengadakan ibadah dan menginap.

Ada hal yang sangat berkesan ketika melihat anak-anak mengadakan ibadah di lapangan terbuka, saat itu Ringgo dan Billy mahasiswa praktek dari STT KARISMA yang memimpin ibadah. Tuhan berkata kepada saya,“ anak-anak ini adalah generasi yang harus memenangkan Muwur, memenangkan Ruteng-Manggarai, memenangkan Flores – NTT. Tetapi mereka harus diajar, ajari mereka dengan firman Tuhan.“

Saya merenungkan itu dan sampaikan kepada Bapak gembala bagaimana kalau anak-anak  itu dibagikan Alkitab bergambar supaya mereka tertarik dan senang membaca Alkitab, saya sampaikan karena ada 2 mahasiswa saat ini bagaimana kalau mereka yang akan mengajari belajar membaca sehingga terjadi kegerakan Ayo Baca Alkitab. Saya minta ijin untuk mengadakan penyediaan Alkitab Bergambar bersama jemaat GBI Pasirkoja 39, semoga melalui hal itu kita bisa membangun anak-anak Muwur menjadi Laskar Kristus yang akan memenangkan NTT. Amin.

Pada acara doa malam hari Jumat, saya berdoa dan diterjemahkan ke bahasa Manggarai oleh ibu Yanti jemaat GBI Ruteng Family. Malam itu satu orang bapak yang adalah seorang dukun, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Selesai doa kami mengadakan nonton bareng, walaupun hanya melalui laptop, tapi mereka sangat antusias sekali. Puji Tuhan.

Hari Sabtu, kami mengadakan Doa Pagi dipimpin oleh Bapak David Supendi dan dilanjutkan Sdri. Peni bersama beberapa orang penduduk Muwur menanam bibit kopi; kami sempat meninjau walaupun salah lokasi padahal kami sudah turun gunung yang terjal, curam dan sulit ditempuh, namun kami tetap bersukacita karena kami jadi tahu begitu sulitnya masyarakat di Muwur untuk melakukan mata pencahariannya, adapun komoditas seperti kopi, kemiri dan kapas menjadi andalan desa Muwur.  Semoga kehadiran kami membawa Tuhan dalam kehidupan mereka maka berkat rohani maupun jasmani akan tercurah. Amin

Lima hari kami di Ruteng merasakan pimpinan Tuhan, kami pulang dengan kerinduan untuk menyatakan bahwa ketika ada Tuhan Yesus maka daerah itu akan berubah dan menjadi berkat untuk kemuliaan-Nya. Amin.

Oleh: Tonny Saputra

Check Also

Kesaksian Jawa Tengah

KESAKSIAN JAWA TENGAH

Oleh: Indri Haans Agnecia: Arti melayani yang Sesungguhnya untuk saya pribadi adalah Kasih yang nyata, …