Jangan Meremehkan Aku!
Keluaran 4:1-17
1 Korintus 15:10. Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.
Pertemuan pertama Allah dengan Musa sangat luar biasa. Allah menampakkan diri kepada Musa melalui penglihatan semak duri yang menyala. Allah pun bercakap-cakap dengan Musa secara langsung.
Di sanalah Allah memanggil Musa untuk suatu panggilan yaitu membebaskan bangsa Israel dari tanah Mesir. Allah meyakinkan Musa berkali-kali, bahwa Allah benar-benar memilih Musa, bahkan Allah melakukan mujizat agar Musa yakin dan berani di hadapan Firaun: tongkat menjadi ular, tangan yang menjadi kusta dan sembuh kembali saat dimasukkan ke dalam baju, dan air menjadi darah. Meski begitu Musa merasa tidak mampu akan panggilan-Nya dan bermaksud menolaknya, maka Allah memilih Harun untuk mendampingi Musa.
Namun terbukti, bahwa panggilan Allah tidak pernah salah dan gagal. Musa menjadi pemimpin bangsa Israel yang benar sesuai dengan perintah-Nya. Allah yang memanggil Musa dan memampukannya.
Allah pun memiliki panggilan dalam diri setiap kita, panggilan-Nya khusus. Saat Allah memilih kita, rancangan-Nya tidak pernah gagal. Jangan pernah meremehkan diri kita sendiri karena Allah yang telah memanggil dan Allah yang akan memampukan kita.
Rasul Paulus berkata, bahwa ia bekerja keras tetapi segalanya karena kasih karunia Allah yang menyertainya. Buktikanlah, bahwa kita percaya kepada Allah dalam kehidupan kita. Bersandarlah kepada Allah dan kerjakan segala yang menjadi kehendak Allah. Allah sedang melakukan pekerjaan yang besar dalam diri kita.
Doa: “Terima kasih Tuhan untuk kasih karunia-Mu sehingga aku dimampukan untuk mengerjakan pekerjaan besar bagi kemuliaan-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung