UNTUK NEGERIKU
Daniel 2:1-49
Daniel 2:47a. “Berkatalah raja kepada Daniel: “Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja,”
Daniel Beltsazar adalah seorang tawanan perang. Orang-orang Israel dan Yehuda dikalahkan oleh Babel, dan orang-orangnya yang masih kuat dan terpelajar dibawa ke Babel untuk dijadikan pekerja. Daniel salah satu dari mereka.
Hal yang pertama menarik dari seorang Daniel adalah dia selalu berdoa kepada Allah nenek moyangnya, yakni Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Sehari tiga kali dia berdoa kepada Allahnya. Saya punya keyakinan, dia berdoa buat bangsanya (Yehuda), dia berdoa buat keluarganya dan dia pun berdoa buat bangsa Babel di mana sekarang dia tinggal. Dia seorang pendoa yang tidak pernah berhenti apa pun yang sedang terjadi di sekitarnya.
Hal kedua yang menarik dari seorang Daniel adalah dia seorang yang selalu menjaga kekudusan. Dia seorang yang tidak mau mencemarkan dirinya dari hal yang tidak diperkenan oleh Tuhan. Dia seorang yang bersih baik di hadapan pemerintah, teman dan keluarga. Hal yang ketiga, Daniel ikut memikirkan nasib orang banyak, bahkan negara di mana dia sedang berada. Ketika semua orang bijaksana akan dibunuh oleh raja, maka Daniel tampil untuk ikut serta menyelesaikan apa yang menjadi masalah Babel tersebut.
Bukankah ketiga hal ini juga yang sedang dibutuhkan oleh Negara kita? Doa, kehidupan yang saleh, dan turut serta untuk memikirkan masa depan negara ini ada dalam pundak kita semua. Ketika Daniel melakukan hal-hal ini, maka Allah Daniel yang dipermuliakan oleh Nebukadnezar dan bangsa Babel. Selain itu Daniel dipakai untuk menjadi berkat bagi bangsa Babel.
Jika kita ingin dipakai oleh Tuhan seperti Daniel, lakukanlah tiga hal ini dengan setia dan tanpa pamrih. (NK).
Doa: “Kami mau agar hidup kami menjadi berkat bagi bangsa ini. Ya Allah, tolonglah kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung