REGENERASI
2 Raja-raja 2:1-25
Hakim-hakim 2:10b-11. “…., bangkitlah sesudah mereka itu angkatan yang lain, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan yang dilakukan-Nya bagi orang Israel. Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.”
Kita tidak tahu berapa lama Elisa mengabdi kepada Elia sampai ia dipilih menggantikan Elia. Tetapi jelas mereka memiliki hubungan erat sebagai ayah dan anak rohani. Kisah Elia dan Elisa adalah kisah regenerasi yang sangat baik. Elia telah mempersiapkan pengganti yang kelak akan menggantikan pelayanannya. Elisa sendiri adalah sosok pengganti yang memiliki hati dan kesungguhan untuk mengikuti jejak pelayanan Elia.
Dalam sebuah organisasi, mempersiapkan generasi pengganti dengan baik, adalah ukuran keberhasilan seorang pemimpin. Kesuksesan seorang pemimpin adalah ketika ia mampu melahirkan pemimpin lainnya. Tentu bukan sekedar pemimpin, tetapi pemimpin yang jauh lebih cakap dari dirinya. Dengan demikian, nyawa, program dan visi yang telah digagas dan dimulai dapat dilanjutkan dengan baik, seperti Elia terhadap Elisa.
Tidak hanya dalam kehidupan berorganisasi tetapi juga dalam kehidupan rumah tangga. Orangtua wajib mempersiapkan anak-anaknya untuk menjadi generasi penerus iman kekristenan. Contoh regenerasi yang tidak baik dalam kehidupan bangsa Israel adalah kemerosotan rohani dimulai dengan kematian Yosua dan angkatan yang menaklukkan tanah perjanjian, dan munculnya generasi baru Israel. Dikatakan generasi itu tidak mengenal TUHAN dan perbuatan-Nya bagi orang Israel, sehingga mereka melakukan apa yang jahat di mata Tuhan.
Menginvestasikan waktu, usaha dan tenaga untuk menyiapkan generasi penerus tidak akan merugikan kita, justru hal sebaliknya yang akan terjadi. Karenanya, lakukan dengan setia meski memang tidak mudah.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, untuk renungan hari ini yang mengingatkan kami untuk mempersiapkan generasi penerus yang akan menjadi pengganti kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung