Renungan Harian, 10 Juli 2018

KARAKTER KRISTEN

Matius 5:13-16

Matius 5:16. “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Karakter Kristen adalah sifat-sifat, tabiat dan watak yang meneladani Kristus. Itu dibentuk sebagai hasil perjumpaan dengan kebenaran Allah yang mutlak dan tidak pernah berubah.

Kehadiran komunitas orang percaya yang berkarakter Kristus di dalam masyarakat merupakan berkat yang besar. Yesus menggambarkannya sebagai garam dan terang dunia (Matius 5:13-14). Garam berfungsi untuk melawan proses pembusukan. Terang berfungsi menyingkirkan gelap. Jadi, orang Kristen yang berkarakter kokoh berperan melawan arus demoralisasi yang membusukkan kehidupan masyarakat dan meneranginya dengan nilai-nilai Kerajaan Allah.

Lord Channing mengatakan, “The great hope of society is individual character.” (Harapan terbaik untuk suatu komunitas masyarakat adalah karakter individunya). Individu-individu yang berkarakter indah akan membentuk masyarakat yang beradab. Begitupun sebaliknya, individu-individu yang berkarakter buruk akan membangun masyarakat yang rusak.

Profesor Thomas Lickona, mengungkapkan ada 10 tanda jaman yang harus diwaspadai karena menjadi indikasi sebuah bangsa sedang menuju jurang kehancuran: 1). Meningkatnya kekerasan di kalangan remaja, 2). Penggunaan bahasa dan kata-kata yang buruk, 3). Pengaruh tekanan teman sebaya yang kuat dalam tindak kekerasan, 4). Meningkatnya perilaku merusak diri, seperti penggunaan narkoba, alkohol dan seks bebas, 5). Semakin kaburnya pedoman moral baik dan buruk, 6). Menurunnya etos kerja, 7). Rendahnya hormat pada orang tua dan guru, 8). Rendahnya tanggung jawab individu dan warga negara, 9). Membudayanya ketidakjujuran, 10). Saling curiga dan kebencian di antara sesama.

Bagaimanakah keadaan masyarakat, bangsa dan negara kita saat ini? Sudahkah kita menggarami dan menerangi dunia seperti yang Allah rindukan?

Doa: “Jadikanlah kami terang-Mu di tengah kegelapan dunia ini, ya Allah. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …