Renungan Harian, 09 Juli 2018

SIKAP ISTIMEWA

Lukas 6:27-29

Matius 5:11-12. “Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Apa yang Tuhan Yesus harapkan bila kita sebagai anak-anak-Nya mengalami aniaya?  Tentu Tuhan Yesus menghendaki agar kita meresponinya dengan memberkati. Namun, siapa yang mau melakukan itu? Hanya sedikit orang saja, karena hal itu bukanlah respon yang wajar dan mudah.

Membutuhkan keberanian besar untuk melakukannya!

Kita hanya mampu melakukannya bila kita dipenuhi oleh kasih Allah. Ketika kita menolak untuk membalas dan sebaliknya menanggapinya dengan kasih terhadap seseorang yang membenci kita, Tuhan akan senang, dan kita akan diberkati.

Tuhan Yesus telah menebus kita. Dia mengatakan ada harga yang harus dibayar untuk mengikut Dia. Kesenangan atau prestasi di bumi bukanlah bagian dari upah kita menjadi orang Kristen, tetapi sebaliknya, upah di sorga menanti kita. Sebagai anak-anak Tuhan yang hidup dengan iman, Roh Kudus sendiri yang akan memampukan kita untuk memberkati orang-orang yang menganiaya kita.

Doa: “Bapa di sorga, beri kami kemampuan untuk memberkati orang yang menganiaya kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

 

 

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …