Renungan Harian, 21 Juni 2018

TOPENG

Matius 12:33-37

Matius 12:33. “Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.”

Beberapa bulan yang lalu, saya baru saja berkenalan dengan seorang rekan yang cukup ramah dan sopan, tutur bicaranya cukup baik kepada setiap orang. Jika kami berkumpul bersama teman-teman lainnya, kehadirannya pasti membawa suasana menjadi lebih ceria dan seru. Namun, saya kaget saat suatu hari ia menjawab telepon dengan sembunyi-sembunyi, cukup ketus dan setengah membentak orang yang sedang ia ajak bicara. Mimik mukanya langsung berubah masam dan cemberut. Tak lama setelah ia menyudahi pembicaraannya di telepon, spontan mimik mukanya kembali ceria seperti tidak ada apa pun yang terjadi. Di pertemuan-pertemuan berikutnya, barulah saya tahu, jika orang tuanya meneleponnya, dia akan selalu menjawab teleponnya seperti itu.

Sungguh ironi bukan? Kita bisa mengumbar senyum kebahagiaan dengan orang yang baru atau bahkan belum kita kenal, tetapi bersikap begitu ketus dengan anggota keluarga terdekat kita sendiri. Seakan-akan, kehidupan yang kita kenakan di luar rumah adalah kehidupan bertopeng. Saat kita pulang ke keluarga kita, kita melepas topeng tersebut dan menjadi diri kita yang sesungguhnya.

Keluarga adalah tempat pertama di mana seharusnya kita mempraktekkan kasih dan teladan yang baik. Anggota keluarga kita, seberapa pun menyebalkannya mereka, adalah orang-orang yang ditempatkan Tuhan untuk menempa dan membentuk karakter kita. Dengan begitu kita bisa menghasilkan buah-buah yang baik untuk dibagikan kepada orang lain di luar keluarga kita.

Saat kita sudah lulus uji karakter di dalam rumah, kita akan menghasilkan buah yang baik di luar rumah. Dan buah yang baik ini dapat dinikmati semua orang, dan menjadi berkat untuk banyak orang. Mari belajar untuk pertama-tama menunjukkan integritas dan sikap yang baik kepada anggota keluarga kita sendiri. (NK).

Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menjadi orang Kristen tanpa topeng. Pribadi yang memiliki integritas yang baik, di rumah kami maupun di tengah masyarakat. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …