Renungan Harian (24 September 2015)

24WAKTU TUHAN SELALU YANG TERBAIK

Yohanes 13:33-38

Filipi 1:21. “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”

Beberapa waktu lalu, saya mengunjungi seorang kerabat yang sudah sakit begitu lama, dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan kritis. Beliau dirawat di ruangan ICU dengan banyak selang di tubuhnya. Untuk bernapas saja, ia terlihat begitu kepayahan dan hati saya sangat berduka melihat ia hidup dengan begitu sulit.

Mungkin hidup terasa sangat sulit bagi Anda atau orang yang Anda kasihi, dan Anda bertanya-tanya, mengapa Allah mengijinkan Anda atau orang yang Anda kasihi tetap hidup. Petrus pernah bertanya kepada Tuhan Yesus sebelum Ia naik ke sorga, “Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang?” Anda dan saya pun mungkin pernah seperti itu juga, “Kenapa bukan sekarang Engkau memanggilnya pulang ke sorga? Tidakkah Kaulihat dia begitu menderita?”

Allah memiliki maksud yang sempurna ketika Dia memperkenankan seseorang untuk tetap ada dunia. Ada karya yang perlu dikerjakan-Nya di dalam diri kita, Ia mungkin saja ingin menunjukkan kuasa mujizat-Nya, atau bisa juga karena masih ada karya yang perlu kita lakukan bagi orang lain, yaitu untuk mengasihi, menunjukkan kepedulian dan mendoakan mereka yang sedang menderita. Di tengah kesakitan kita saat ini, mungkin saja Allah bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi orang lain untuk belajar mengasihi dan berbelas kasihan.

Jadi, meski Anda mungkin merindukan kelepasan bagi diri Anda atau seseorang yang Anda kasihi, tetapi meneruskan hidup dapat berarti menghasilkan buah (Filipi 1:21). Satu penghiburan kita dalam penantian kita adalah Allah memiliki maksud-Nya yang sempurna dan indah. Jangan ragukan itu! Penghiburan terbesar kita adalah dengan mengetahui, bahwa Allah memegang kendali. Haleluya!

Doa: “Kami mau terus beriman dan menantikan Engkau, ya Allah! Kami tahu, bahwa waktu-Mu selalu yang terbaik. Meski kelihatannya seperti berlama-lama, tetapi sesungguhnya Engkau tidak pernah terlambat. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …