2 Timotius 3:1-5
2 Timotius 3:2. “Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, ……. dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama.”
Penulis G.B. Stern pernah mengatakan, “Ucapan terima kasih yang tak terucap sungguh tak berguna bagi siapa pun.” Wiliam Arthur Ward pun berkata, “Merasa berterima kasih tetapi tidak mengungkapkannya adalah seperti membungkus suatu hadiah, tetapi tidak memberikannya.” Sebab alasan yang paling mendasar dari mengucapkan terima kasih adalah untuk menunjukkan kepada si pemberi betapa besar Anda menghargai pemberian atau perbuatannya bagi Anda.
Kepada kedua putra yang Tuhan anugerahkan, kami tidak pernah berhenti untuk mengajarkan, meneladani dan mengingatkan mereka untuk selalu mengucapkan terima kasih Allah juga kepada semua orang, termasuk kepada kami. Saya dan suami pun masih terus belajar untuk mengungkapkan rasa terima kasih kami satu sama lain, bahkan untuk hal-hal yang rutin dan kelihatannya kecil. “Terima kasih untuk liburannya, ya Pa” “Terima kasih untuk masakannya, ya Ma.” “Terima kasih untuk gajiannya, Pa.” “Terima kasih karena sudah ajar anak-anak belajar, ya Ma.”
Menunjukkan rasa terima kasih kita jelas penting dalam hubungan kita dengan sesama. Tetapi, yang lebih penting lagi adalah untuk menunjukkan rasa terima kasih kita kepada Allah. Pernahkah Anda mengambil waktu untuk tenang sejenak dan merenungkan tentang betapa banyaknya berkat yang telah Anda terima dari Tuhan? Setiap kali saya mengingat, betapa besar anugerah-Nya penebusan-Nya bagi hidup saya, betapa saya yang tidak layak tetapi Ia layakkan dan kasihi, bahkan rela mati bagi saya, maka hati saya seketika itu juga akan penuh dengan luapan rasa hormat dan syukur, dan bibir saya pun serta merta akan mengucapkan kata syukur.
Mari, kembangkan sikap menghargai dan berterima kasih tidak hanya kepada Tuhan tetapi juga kepada sesama, karena orang yang tahu berterima kasih terhadap sesamanya, pasti juga tahu bagaimana menghargai Tuhan.
Doa: “Ajar kami ya Roh Kudus, agar kami menjadi orang-orang yang tahu berterima kasih dan dengan demikian kami memuliakan Bapa di sorga. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
