Renungan Harian (24 Mei 2018)

APA YANG PENTING?

Roma 12:1-2

Roma 12:2. “….tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Kisah tenggelamnya kapal Titanic, kapal pesiar kenamaan dari Inggris itu, meninggalkan banyak pelajaran penting bagi kita. Salah satunya adalah dalam hal menentukan hal-hal terpenting dalam kehidupan yang dijalani. Film tentang kapal yang menabrak gunung es itu menghadirkan berbagai adegan dan konflik.

Seorang perempuan kaya yang akan dibawa ke sekoci penyelamat saat kapal Titanic akan tenggelam meminta izin untuk mengambil sesuatu di kamarnya. Ia diberi waktu 3 menit, selepas itu ia akan ditinggal. Dengan secepat kilat ia berlari menuju bekas kamarnya yang sudah mulai digenangi air.

Ia tidak memerlukan cincin, gelang dan kalung berlian yang indah dan mahal di meja riasnya, meskipun setengah jam sebelumnya benda-benda itu begitu penting baginya. Ia justru mengambil 3 buah jeruk yang ada di atas meja makan dan dengan cepat berlari kembali ke sekoci. Ia sadar, bahwa perhiasan tak bisa dijual saat itu. Tetapi 3 buah jeruk dapat membantu menyelamatkan rasa laparnya ketika berada di tengah lautan. Bencana yang dahsyat mampu mengubah prioritas perempuan itu. Hal-hal yang sebelumnya sama sekali tidak berharga menjadi sangat berharga.

Sebelum bencana datang, biarlah kita belajar menempatkan prioritas dengan benar dalam hidup kita. Tuhan yang pasti di tempat yang pertama, hanya apa yang musti kita lakukan dalam kehidupan kita adalah terus berbuah dalam kehidupan kita.

Tetapkan prioritas yang penting untuk terus berbuah-buah dalam kehidupan kita, baik dalam segi hidup, pekerjaan, maupun pelayanan. Kiranya Tuhan memberikan kepada kita ketajaman nurani untuk membedakan mana yang harus dinomorsatukan dalam pilihan-pilihan yang ada di depan kita. (NK).

Doa: “Roh Kudus, beri kami hikmat agar kami dapat menentukan prioritas kami dengan tepat, agar hidup kami terus berbuah bagi kemuliaan Tuhan. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …