PERAN ORANG KEDUA
Filipi 2:1-11
Filipi 2:3. “Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.”
Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia, Puncak Gunung Everest, pada 29 Mei 1953 pukul 11.30. Gunung itu berketinggian 29.028 kaki di atas permukaan laut. Namun, di balik kisah sukses Edmund Hillary ada seorang bernama Tenzing Norgay, penduduk asli Nepal yang bekerja sebagai pemandu para pendaki mendaki Gunung Everest.
Oleh karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapat gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II, dan menjadi orang yang dikenal di seluruh dunia. Sedangkan Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal; padahal ia dapat menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Gunung Everest.
Ketika mereka kembali dari puncak Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Edmund Hillary, dan hanya satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay. Reporter bertanya, “Sebagai pemandu tentu posisi Anda berada di depan; bukankah Anda seharusnya menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Gunung Everest?” Tenzing Norgay menjawab, “Saya sangat senang ketika berhasil menaklukkan puncak Everest. Saat tinggal selangkah lagi mencapai puncak, saya mempersilahkan Edmund Hillary menjejakkan kaki dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia, karena itu adalah impiannya. Impian saya adalah berhasil membantu dan mengantarkan ia meraih impiannya.”
Ada orang-orang yang berbahagia dengan memberikan pelayanan dan membantu orang lain mencapai impian. Mereka puas meskipun menjadi orang kedua, padahal peran mereka sangat menentukan. Mereka berkorban untuk suami, istri, orangtua, anak, teman, dan sahabat terbaiknya. Sukacita sejati juga ditandai dengan membuat orang lain sukses. (NK).
Doa: “Tuhan Yesus, biarlah hati kami penuh dengan kerelaan untuk menganggap orang lain lebih utama, seperti teladan yang telah Kau berikan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung