Renungan Harian (08 September 2015)

08HIDUP BIJAK DI AKHIR ZAMAN

Efesus 5: 1-21

Efesus 5:15. “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.”

Kita ada dan sedang menuju ke ujung akhir dari zaman ini. Menuju ke sana dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat. Tentu apa yang telah dipaparkan oleh para nabi di dalam Perjanjian Lama, oleh Tuhan Yesus dalam ke empat Injil Sinopsis, dan oleh para rasul di dalam Perjanjian Baru tentang peristiwa akhir zaman atau peristiwa eskatologis pasti digenapi. Tuhan Yesus pernah mengatakan bahwa orang bijaksanalah yang akan tetap kuat dan bertahan ketika badai kehidupan ini datang menerpa. Kita melihat bagaimana akhir-akhir ini begitu banyak bencana, dan kesulitan yang tiba-tiba datang. Apakah ciri-ciri orang yang hidup bijaksana itu?

  1. Bangun dari tidur (Ef. 5: 14)

Orang tidur bisa karena kelelahan, kelaparan atau karena sedang sakit. Orang tidur secara rohani bisa karena penat secara rohani, karena sangat jarang merenungkan (makan) firman Tuhan dan pertanda bahwa rohaninya sedang sakit. Mari kita bangun kembali kehidupan rohani kita. Apa penilaian Anda tentang keadaan rohani Anda saat ini?

  1. Mempergunakan waktu dengan bijak (Ef. 5:15-16)

Waktu adalah kehidupan. Memboroskan waktu berarti memboroskan kehidupan itu sendiri. Waktu adalah anugerah yang sangat berharga yang pernah diberikan Tuhan kepada kita. Kita dinasihati untuk mengisi waktu-waktu kita dengan hal-hal yang memuliakan Tuhan. Kita melihat banyak orang Kristen menghabiskan waktunya dengan menonton sinetron misalnya. Bagaimana pendapat Anda tentang hal itu?

  1. Mengerti kehendak Allah dengan selalu dipenuhi oleh Roh Kudus (Ef. 5:17-18)

Orang yang selalu dipenuhi Roh Kudus pasti akan mengerti kehendak Allah. Kepenuhan Roh Kudus bukanlah terjadi sekali untuk selamanya, tetapi harus dialami secara berulang-ulang setiap hari. Jika hari ini kita dipenuhi Roh Kudus. tidak ada jaminan bahwa besok pun kita akan dipenuhi Roh Kudus. Karena itu, kita harus terus-menerus memberi diri untuk dipenuhi oleh Roh Kudus.

Doa: “Bapa, terima kasih untuk Roh Kudus yang menyertaiku, sehingga sementara saya menantikan kedatangan Tuhan Yesus, Roh Kudus senantiasa memberikan kekuatan kepadaku untuk memiliki kehidupan rohani yang prima dan mengisi hari-hariku dengan hal-hal yang mempermuliakan nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …