MENGENALI PANGGILAN KITA
Matius 7:22-23.
Matius 7:22-23a. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!”
Ayat firman Tuhan di atas seharusnya membuat kita menilai kembali apakah sesungguhnya kita telah dikenal oleh Tuhan dan apakah hal-hal yang kita kerjakan itu sesuai dengan keinginan Tuhan? Manusia boleh saja melihat kita sebagai seorang aktivis gereja, anggota majelis, guru Sekolah Minggu, pemimpin pujian atau bahkan seorang pendeta. Tetapi apakah kita sungguh-sungguh mengenal panggilan kita dan apakah Tuhan berkenan dengan segala pelayanan kita?
Gertrude Hobbs, yang lebih dikenal dengan sebutan Biddy, adalah istri Oswald Chambers. Biddy yang terlatih sebagai stenografer pengadilan dengan cermat selalu mencatat kuliah-kuliah dan khotbah-khotbah suaminya. Ketika mereka bekerja sebagai sukarelawan di Mesir pada masa Perang Dunia I, Oswald Chambers meninggal dunia pada usia 43 tahun. Biddy tidak tenggelam dalam duka, tetapi terus bekerja di antara para tentara sambil membesarkan putrinya yang masih kecil. Perlahan Biddy menemukan, bahwa panggilan hidupnya adalah untuk membagikan kata-kata dan khotbah-khotbah suaminya pada dunia. Salah satu hasil karyanya, buku renungan harian My Utmost for His Highest telah tercetak jutaan eksemplar dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa hingga kini.
Panggilan hidup yang dikenali telah membawa dampak yang luar biasa, bukan? Jika kita membaca kisah Maria dan Marta, kita mengetahui bahwa Marta begitu sibuk mengerjakan berbagai ‘pelayanan’ tapi ternyata bukan itu yang Yesus inginkan.
Begitu juga jika kita membaca perumpamaan tentang anak yang hilang (Lukas 15:29). Ia tidak menyadari, bahwa sesungguhnya selama itu ia telah berhak atas segala kepunyaan ayahnya (ayat 31). Ia ‘melayani’ ayahnya tanpa mengenal hati ayahnya. Bagaimana dengan kita? (NK).
Doa: “Roh Kudus, tuntunlah kami kepada pengenalan yang benar tentang Allah dan bawa kami masuk kepada panggilan Tuhan yang sempurna. Kami mau jadi pelaku firman-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung