Dua “se”
Ibrani 13:14-16
Roma 14:12. “Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.”
Bertolak dari catatan kitab Ibrani, bapak gereja Agustinus menulis tentang adanya dua kota. Kota yang dimaksud adalah kota dunia dan kota sorga. Orang-orang yang percaya pada Tuhan Yesus memiliki dua kota. Hidup di kota yang disebut dunia. Hidup di dunia ini bersifat sementara tetapi harus serius dipertanggungjawabkan, karena akan menentukan hidup kekal. Hidup dalam dunia ini sedang dalam perjalanan menuju kota Allah atau kota sorga. Jadi pola hidup di dunia ini adalah dua “se”, yaitu sementara dan serius.
Allah menuntut pertanggungjawaban, untuk setiap hal yang dipercayakan Allah. Setiap peran yang Allah berikan pada kita adalah anugerah dari Allah. Apakah kita menjadi seorang ayah, ibu, pekerja, pengusaha atau kaum profesional.
Pola hidup dalam dunia ini pastilah sementara dan pastilah harus serius. Pola hidup sementara dan serius ini harus memagari hidup kita menjelang kota baru.
Dalam setiap peran kita yang berbeda ini hanya sementara, harus dihadapi dengan bersyukur dalam segala tantangan yang dihadapi. Namun, setiap peran yang dimainkan haruslah diperankan dengan serius karena Allah menuntut pertanggungjawabannya dari kita. Apakah peran yang kita miliki sudah berdampak dan memberkati dunia ini? Sadarkah kita, bahwa semua yang kita miliki sekarang adalah sementara dan bagaimana keseriusan kita menjalaninya? Kota sorgawi itu sudah menanti kita.
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk semua peran yang Kau percayakan pada kami. Ajar kami untuk bertanggungjawab dengan serius menjalaninya. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung