SEMINAR LOVE , SEX and DATING

TUHAN Menciptakan Kita Unik dan Spesial

Pembicara : Devi Sumarno (Yayasan RUTH)

Pengkhotbah 11:9, “Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan!”

Hal-hal yang pada awalnya orang muda pikir merupakan kebebasan, namun akhirnya mengikat: merokok dan narkoba, minuman keras, pornografi, free sex dan lain-lain. Penelitian membuktikan bahwa gelombang otak dan respon hormon bagi pecandu narkoba dengan orang yang suka melihat pornografi adalah SAMA! (Yak 1:14-15, I Yoh 2:16)

Berbagai bentuk godaan karena keingintahuan: keinginan berpacaran – tanpa mengerti tujuan pacaran, TV/medsos, pergaulan (desakan/pengaruh teman), kekurangan kasih sayang orang tua, keinginan disentuh, pornografi atau film percintaan.

Berbagai pertimbangan yang harus dipikirkan remaja sebelum melakukan hubungan sex diluar nikah: 1). Nilai-nilai keluarga (orangtua marah, kuliah berhenti, mandiri atau belum, pergunjingan orang-orang, mempermalukan dan lain-lain), 2). Nilai-nilai kesehatan (penyakit menular seksual, aborsi, kemandulan, kematian ibu dan lain-lain).

Contoh dalam Alkitab dan dampaknya (2 Sam. 13:1-22): Amnon menyukai tamar, tergoda dan membuat strategi dengan teman yang salah (Yonadab). Amnon menyetubuhi Tamar dan muncullah kebencian yang sangat. Tamar pun diusir karena  menjadi aib buat keluarga. Amnon dibunuh oleh Absalom (kakaknya Tamar).

Solusi mencegah free sex: memiliki iman yang kuat dan bertumbuh dalam firman Tuhan (Maz. 119:9),  memiliki komunitas dan pertemanan yang luas dan benar (Pkh. 4:12), fokus hidup yang benar, mengkomunikasikan keingintahuan kepada orang yang lebih dewasa seperti orang tua, guru, pembimbing rohani.

Pesan untuk orangtua: 1). Perkembangan anak sepenuhnya di tangan orang tua, bukan di tangan sekolah walau pun perlu kerjasama dengan pihak sekolah dalam mendidik anak, 2). Jangan tergoda dengan gengsi kepemilikkan sesuatu. Latih anak mencukupkan diri dengan apa yang ada, 3). Kenali pertemanan anak Anda, 4). Biasakan terbuka dan membicarakan kekudusan dan hal-hal sensitif dengan bijak sejak dini, jangan sampai anak mencari tahu dari tempat lain.

Oleh: Yudi Prasetyo

 

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …