Renungan Harian (10 Maret 2018)

KEPENTINGAN

Matius 26:30-35

Matius 26:33. Petrus menjawab-Nya: “Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak.”

Suhu politik pada masa Tuhan Yesus hidup di Israel cukup menegangkan. Israel sedang dijajah bangsa Romawi. Banyak orang yang mementingkan kepentingan pribadi dan golongan dengan berpolitik. Bangsa Israel sedang menunggu Mesias yang dijanjikan, untuk melepaskan mereka dari penjajahan Romawi. Kehadiran Tuhan Yesus di tengah bangsa Israel dengan mujizat dan penghiburan-Nya, membuat bangsa Israel berharap pada sosok Tuhan Yesus. Namun para ahli Taurat dan para Imam yang menggunakan agama sebagai kepentingan politik merasa terganggu dengan kehadiran Tuhan Yesus yang telah merebut simpati banyak orang.

Pada malam itu, Tuhan Yesus menegaskan, bahwa Ia harus mati karena rencana Allah. Hal itu membuat kecewa para pengikut-Nya. Harapan mereka akan Mesias yang akan membebaskan bangsa Israel seakan musnah. Kekecewaan ini membakar para pengikut Tuhan Yesus untuk menunjukkan loyalitasnya pada Tuhan Yesus tetapi tidak mengerti maksud Allah. Petrus menyatakan berani mati, demi membela Tuhan Yesus tetapi dia tidak mengerti rencana Allah.

Petrus memiliki harapan agar dirinya, keluarganya dan bangsanya memiliki masa depan yang merdeka. Petrus berani mati karena ia yakin Tuhan Yesus dengan kuasa-Nya sanggup membebaskan bangsa Israel. Namun Tuhan Yesus tahu, bahwa pandangan Petrus keliru. Tuhan Yesus memastikan bahwa Petrus akan menyangkal diri-Nya. Petrus memiliki kepentingan sendiri sehingga ia mudah mengingkari sumpahnya.

Apa kepentingan kita mengikut Tuhan Yesus? Keegoisan kita? Kita akan sangat mudah menyangkal Tuhan Yesus. Kepentingan Kerajaan Sorga? Kita akan siap mati bagi Tuhan Yesus. Pada akhirnya Petrus membuktikan kebenaran ini. Petrus yang menyangkal Tuhan Yesus, akhirnya mati bagi Kristus karena kepentingan Kerajaan Sorga yang dia yakini.

Doa: “Selidiki hati kami, ya Roh Kudus. Kiranya Engkau meneguhkan dan menguatkan iman kami untuk mengikut Yesus dengan setia. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …