VISI GBI PASIRKOJA 2018
MEMBANGUN UMAT – MEMAKSIMALKAN MISI
(BUILDING PEOPLE – MAXIMAZING MISSIONS)
AYAT PENUNTUN: ROMA 10:14-15
MEMBANGUN UMAT: BERSIFAT INTERN
MEMAKSIMALKAN MISI: BERSIFAT EKSTERN
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan waktu terasa berpacu sangat cepat, dan tak terasa kini kita telah berada di bulan pertama, Januari 2018. Gejolak waktu ini mengingatkan firman Tuhan, bahwasanya menjelang kedatangan Kristus yang kedua kalinya, cepatnya waktu berlalu tercermin di dalam kitab Matius 24:22 “Sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.” Sebelumnya, Matius 24:14 telah menegaskan, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Injil menjadi barometer kapan percepatan kedatangan Tuhan Yesus Kristus, selayaknya jemaat bersiap dan berjaga-jaga, karena kedatangan Kristus yang kedua kali sudah dekat, alangkah bijak apabila jemaat, mewaspadai waktu-waktu ini yang tak seorang pun tahu, kapan Yesus Kristus akan datang kembali!
Memasuki tahun 2018, GBI Pasirkoja mengusung tema, yaitu “Membangun Umat – Memaksimalkan Misi” (Building People – Maximazing Missions) dengan dasar firman Tuhan: Roma 10:14-15. Membangun umat, berkaitan erat dengan iman warga jemaat secara intern, artinya pengajaran, pelatihan dan pembinaan jemaat yang telah ada perlu memperoleh perhatian utama dan penting, khususnya lewat “Care cell” (kelompok sel) yang menjadi motor penggerak utama, di samping mengaktifkan kelompok pemuridan (discipleship) atau kelompok PA dimana pemandu-pemandu kelompok tersebut lahir dari program pengajaran “Teologi Mesias,” untuk hal tersebut diharapkan setiap jemaat dapat terlibat dalam care cell atau kelompok-kelompok PA, untuk memperoleh pembinaan bagi pendewasaan rohaninya. Pemerhati jemaat di tiap-tiap ibadah perlu secara aktif melakukan visitasi (kunjungan), terutama bagi jemaat yang absen dalam ibadah mingguan, inilah pembinaan secara intern, sehingga target jemaat secara kuantitas dapat tercapai, selain melakukan pembinaan untuk mengoptimalisasikan dan meningkatkan kualitas rohani jemaat.
Sedangkan Memaksimalkan Misi, merupakan “Amanat Agung,” sehingga tugas ini wajib dilakukan dengan konsisten dan dinamis, harus teraplikasi dengan stabil, terutama mendorong jemaat berpartisipasi memberitakan Injil secara ekstern atau pun mendorong care cell untuk memenangkan jiwa di sekitar mereka bagi kemuliaan Kristus. Sebab tanpa kekuatan Roh Kudus, maka peningkatan jumlah orang percaya akan sia-sia, sekali lagi penegasan Roma 10:14-15 adalah “Bagaimana orang dapat berseru nama Yesus apabila mereka tidak percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat? Bagaimana mungkin mereka dapat percaya kepada-Nya, jika mereka tidak mendengar berita tentang Dia. Bagaimana mereka dapat mendengar berita tentang Dia, jika tidak ada orang yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan Injil, jika mereka tidak diutus? Padahal nabi bersabda, dalam Yesaya 52:7 betapa indahnya kedatangan pembawa berita yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik!
Mari kita songsong tahun 2018, untuk mencapai Visi dan misi GBI Pasirkoja, dengan mengedepankan kerjasama intensif antar jemaat dengan konsisten, berdoa dengan konstan untuk memelihara kesatuan iman, maka potensi kuasa Roh Kudus mengakibatkan kontinuitas pemenangan jiwa akan mewujudkan pencapaian target yang telah dicanangkan. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita. Amin!
Oleh: Pdt. Dr. A.L. Jantje Haans
GBI Pasir Koja 39 Bandung