{"id":7651,"date":"2017-08-01T03:00:08","date_gmt":"2017-07-31T20:00:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?p=7651"},"modified":"2017-07-26T11:37:04","modified_gmt":"2017-07-26T04:37:04","slug":"gangguan-kecemasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/","title":{"rendered":"Gangguan Kecemasan"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"size-thumbnail wp-image-7652 alignleft\" src=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/>Di Amerika, sekitar 19 juta orang dewasa mengalami gangguan kecemasan. Kebanyakan gangguan kecemasan dimulai pada masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa muda. Gangguan ini terjadi sedikit lebih sering pada wanita dibandingkan pria. Banyak jenis gangguan kecemasan, antara lain: gangguan panik, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stres pasca-trauma, gangguan kecemasan sosial, fobia tertentu, dan gangguan kecemasan umum.<\/p>\n<p>Kecemasan adalah emosi yang dialami setiap orang pada waktu tertentu. Banyak orang merasa cemas, atau gugup ketika mereka menghadapi masalah di tempat kerja, sebelum menempuh ujian, atau membuat keputusan penting. Namun kecemasan tersebut berbeda dengan gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan dapat mengganggu kemampuan seseorang dalam menjalani kehidupan normal, penderita merasakan kekhawatiran dan ketakutan hebat dan terus menerus.<\/p>\n<p>Terdapat beberapa jenis gangguan kecemasan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Gangguan panik: Orang dengan kondisi ini merasakan ancaman yang muncul tiba-tiba dan berulang-ulang. Gejala lain ialah: berkeringat, nyeri dada, berdebar-debar, dan perasaan tersedak, yang dapat membuat seseorang merasa seperti mengalami serangan jantung atau berperilaku seperti orang tidak waras.<\/li>\n<li>Gangguan obsesif-kompulsif (OCD): Orang dengan OCD terganggu oleh pikiran atau ketakutan terus menerus yang menyebabkan mereka melakukan ritual atau rutinitas tertentu. Pikiran yang mengganggu itu disebut obsesi, sedangkan ritual atau rutinitas yang dilakukan disebut kompulsi. Contohnya adalah orang yang memiliki rasa takut yang tidak logis terhadap kuman sehingga dia terus-menerus mencuci tangannya.<\/li>\n<li>Gangguan stres pasca-trauma (PTSD):\u00a0adalah suatu kondisi yang muncul setelah peristiwa traumatis dan atau menakutkan, seperti kekerasan seksual atau fisik, kematian tiba-tiba dari orang yang dicintai, atau bencana alam. Orang dengan PTSD sering mempunyai pemikiran dan ingatan yang menetap dari kejadian menakutkan tersebut dan emosionalnya cenderung tidak stabil.<\/li>\n<li>Gangguan kecemasan sosial: disebut juga fobia sosial, yaitu rasa khawatir dan sadar diri yang luar biasa mengenai kondisi sosial sehari-hari. Kekhawatirannya sering berpusat pada rasa takut dinilai oleh orang lain, atau cara berperilaku yang menyebabkan rasa malu atau diejek orang lain.<\/li>\n<li>Fobia tertentu: yaitu ketakutan hebat terhadap objek atau situasi tertentu, seperti takut ular, ketinggian, atau terbang. Hal ini dapat menyebabkan penderita untuk menghindari kegiatan umum sehari-hari.<\/li>\n<li>Gangguan kecemasan umum: yaitu kekhawatiran dan ketegangan berlebih dan tidak realistis, walaupun tidak ada atau hanya sedikit yang memprovokasi kecemasan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Gejala gangguan kecemasan bervariasi dan tergantung dari jenis gangguan kecemasannya. Namun biasanya ada gejala-gejala umum berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Perasaan panik, ketakutan, dan kegelisahan<\/li>\n<li>Pikiran obsesif yang tidak terkendali<\/li>\n<li>Berulang kali mengingat atau kilas balik pengalaman traumatis<\/li>\n<li>Mimpi buruk<\/li>\n<li>Perilaku ritual, seperti mencuci tangan berulang kali<\/li>\n<li>Masalah dalam tidur<\/li>\n<li>Tangan dan atau kaki dingin atau berkeringat<\/li>\n<li>Sesak nafas<\/li>\n<li>Palpitasi (berdebar-debar)<\/li>\n<li>Ketidakmampuan untuk diam dan tenang<\/li>\n<li>Mulut kering<\/li>\n<li>Baal atau kesemutan di tangan atau kaki<\/li>\n<li>Mual<\/li>\n<li>Otot tegang<\/li>\n<li>Pusing<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apa Penyebab Gangguan Kecemasan?<\/p>\n<p>Penyebab pasti gangguan kecemasan belum diketahui. Gangguan kecemasan, sama seperti bentuk penyakit jiwa lain, bukanlah akibat kepribadian yang lemah, cacat karakter, atau pendidikan yang buruk. Gangguan ini disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, misalnya: perubahan dalam otak dan tekanan lingkungan, ketidakseimbangan kimiawi dalam tubuh, stres berat yang bertahan lama, diturunkan dalam keluarga (genetik),\u00a0 trauma atau peristiwa penting dapat memicu gangguan kecemasan pada orang yang rentan dan mewarisi gangguan kecemasan.<\/p>\n<p>Bagaimana Mendiagnosis Gangguan Kecemasan ?<\/p>\n<p>Psikiater dan psikolog menggunakan wawancara dan alat penilaian yang dirancang khusus untuk mengevaluasi gangguan kecemasan seseorang. Diagnosa didasarkan pada laporan intensitas dan lamanya gejala pasien, termasuk permasalahan dalam aktivitas sehari-hari dan juga hasil observasi dokter terhadap sikap dan perilaku pasien. Dokter kemudian menentukan apakah gejala-gejala pasien dan tingkat disfungsinya sesuai dengan gangguan kecemasan tertentu.<\/p>\n<p>Bagaimana Mengobati Gangguan Kecemasan ?<\/p>\n<p>Sebagian besar kasus gangguan kecemasan dapat diatasi dengan salah satu atau kombinasi dari terapi berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Obat-obatan: Obat digunakan untuk mengurangi gejala gangguan kecemasan, seperti obat anti-depresan dan pengurang kecemasan.<\/li>\n<li>Psikoterapi: konseling yang membahas respons emosional terhadap kelainan jiwa. Hal ini merupakan proses dimana pakar kesehatan jiwa terlatih membantu penderita dengan strategi wawancara untuk memahami dan menangani gangguan mereka.<\/li>\n<li>Terapi perilaku kognitif:\u00a0Penderita gangguan kecemasan sering berpartisipasi dalam jenis psikoterapi ini, mereka belajar untuk mengenali dan mengubah pola pikir dan perilaku yang menimbulkan perasaan cemas.<\/li>\n<li>Perubahan pola makan dan gaya hidup<\/li>\n<li>Terapi relaksasi<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dapatkah Gangguan Kecemasan Dicegah?<\/p>\n<p>Gangguan kecemasan tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan atau mengurangi gejala: Berhenti atau mengurangi konsumsi produk yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, cola, minuman energi, dan cokelat.<\/p>\n<p>Mencari konseling dan dukungan rohaniawan (pendeta atau konselor) bila Anda mengalami kejadian traumatis atau mengganggu.<\/p>\n<p>Oleh: Zeffry, dr.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Amerika, sekitar 19 juta orang dewasa mengalami gangguan kecemasan. Kebanyakan gangguan kecemasan dimulai pada masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa muda. Gangguan ini terjadi sedikit lebih sering pada wanita dibandingkan pria. Banyak jenis gangguan kecemasan, antara lain: gangguan panik, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stres pasca-trauma, gangguan kecemasan sosial, fobia tertentu, dan gangguan kecemasan umum. Kecemasan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7652,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-7651","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-artikel_kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gangguan Kecemasan - GBI Pasir Koja 39 Bandung<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gangguan Kecemasan - GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di Amerika, sekitar 19 juta orang dewasa mengalami gangguan kecemasan. Kebanyakan gangguan kecemasan dimulai pada masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa muda. Gangguan ini terjadi sedikit lebih sering pada wanita dibandingkan pria. Banyak jenis gangguan kecemasan, antara lain: gangguan panik, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stres pasca-trauma, gangguan kecemasan sosial, fobia tertentu, dan gangguan kecemasan umum. Kecemasan &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-31T20:00:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-26T04:37:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gbiadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gbiadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\"},\"author\":{\"name\":\"gbiadmin\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\"},\"headline\":\"Gangguan Kecemasan\",\"datePublished\":\"2017-07-31T20:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-26T04:37:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\"},\"wordCount\":700,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\",\"name\":\"Gangguan Kecemasan - GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-31T20:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-26T04:37:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg\",\"width\":600,\"height\":320},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gangguan Kecemasan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/\",\"name\":\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization\",\"name\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\",\"url\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39\",\"https:\/\/www.instagram.com\/gbipasirkoja39\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/GBIPasirKoja39\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\",\"name\":\"gbiadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"gbiadmin\"},\"url\":\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/author\/gbiadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gangguan Kecemasan - GBI Pasir Koja 39 Bandung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gangguan Kecemasan - GBI Pasir Koja 39 Bandung","og_description":"Di Amerika, sekitar 19 juta orang dewasa mengalami gangguan kecemasan. Kebanyakan gangguan kecemasan dimulai pada masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa muda. Gangguan ini terjadi sedikit lebih sering pada wanita dibandingkan pria. Banyak jenis gangguan kecemasan, antara lain: gangguan panik, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stres pasca-trauma, gangguan kecemasan sosial, fobia tertentu, dan gangguan kecemasan umum. Kecemasan &hellip;","og_url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/","og_site_name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","article_published_time":"2017-07-31T20:00:08+00:00","article_modified_time":"2017-07-26T04:37:04+00:00","og_image":[{"width":600,"height":320,"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gbiadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gbiadmin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/"},"author":{"name":"gbiadmin","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7"},"headline":"Gangguan Kecemasan","datePublished":"2017-07-31T20:00:08+00:00","dateModified":"2017-07-26T04:37:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/"},"wordCount":700,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg","articleSection":["Artikel Kesehatan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/","name":"Gangguan Kecemasan - GBI Pasir Koja 39 Bandung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg","datePublished":"2017-07-31T20:00:08+00:00","dateModified":"2017-07-26T04:37:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kes.jpg","width":600,"height":320},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/gangguan-kecemasan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gangguan Kecemasan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization","name":"GBI PasirKoja 39 Bandung","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","width":200,"height":200,"caption":"GBI PasirKoja 39 Bandung"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.instagram.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.youtube.com\/c\/GBIPasirKoja39"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7","name":"gbiadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","caption":"gbiadmin"},"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/author\/gbiadmin\/"}]}},"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-05-12 07:00:00","action":"delete","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7651","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7651"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7651\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7652"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7651"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7651"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7651"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}