{"id":5755,"date":"2017-02-01T03:00:40","date_gmt":"2017-01-31T20:00:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?p=5755"},"modified":"2017-01-24T15:31:27","modified_gmt":"2017-01-24T08:31:27","slug":"hidup-dalam-kekudusan-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/","title":{"rendered":"HIDUP DALAM KEKUDUSAN"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5733 alignleft\" src=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi-300x160.jpg\" alt=\"\" width=\"205\" height=\"103\" \/><\/a>Roma 12:1, \u201c Karena itu, saudara-saudara demi kemurahan Allah aku menasihati kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati.\u201d<\/p>\n<p>Melalui ayat di atas tertera jelas bahwa ibadah bukan sekedar hanya datang ke gereja, atau pelayanan semata saja, tetapi haruslah kita juga dalam kehidupan kita sehari-hari menjaga kekudusan. Itulah ibadah yang sejati. Lalu bagaimana keadaan kekudusan dalam kehidupan dunia masa kini? Ada tiga tipe kekudusan orang dalam dunia ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Orang-orang yang sudah tak mengenal lagi kekudusan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kita melihat dalam kehidupan hari-hari, orang-orang tak mementingkan lagi soal kekudusan. Mereka lebih mementingkan hal-hal duniawi untuk memuaskan hawa nafsunya. Bahkan dalam menjaga kelangsungan hidupnya, mereka bergantung pada sifat ketidakkudusannya. Orang-orang ini adalah tipe-tipe orang yang dibenci Allah.<\/p>\n<ul>\n<li>Orang-Orang yang Sombong<\/li>\n<\/ul>\n<p>Orang-orang yang mulai sombong dan berpikir bahwa mereka dapat mencapai kekudusan dengan mengandalkan kekuatan sendiri untuk menaati berbagai macam \u201cperaturan\u201d.\u00a0 Mereka mengerahkan seluruh usaha agar secara tidak langsung terlihat kudus, namun usaha mereka sia-sia dalam menjaga kekudusan.<\/p>\n<ul>\n<li>Orang-orang yang rendah hati<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebaliknya ada juga orang-orang yang rendah hati dan tahu bahwa mereka tidak dapat mencapai kekudusan. Mereka bergantung pada anugerah dan kekuatan Allah, dan Allah memberikan anugerah kepada orang-orang yang rendah hati.<\/p>\n<p>Jadi, orang-orang yang rendah hatilah yang paling tepat karena Kekudusan adalah anugerah Allah, bukan hasil kekuatan manusia. Sebab tanpa kasih karunia Tuhan, tidak ada orang yang mampu hidup dalam kekudusan.<\/p>\n<p>Alkitab memberikan contoh Yusuf, orang yang menjaga kekudusannya dengan bergantung pada anugerah dan kekuatan Allah. Yusuf diproses oleh Tuhan melalui berbagai macam peristiwa mulai dari dibenci dan dijual oleh saudara-saudaranya hingga sampai di rumah Potifar. \u201c\u2026.Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya\u201d (Kej. 39:6), istri Potifar terus menerus mencobai Yusuf agar tidur bersama dirinya. Namun dengan terus menerus juga Yusuf menolak dan berkata meskipun Potifar mempercayai seluruh isi rumahnya kepadanya, ia tetap bersikukuh karena seorang Istri dari seorang suami, tidak boleh berhubungan dengan orang lain (ay. 8-9). Yusuf berani menolak godaan istri Potifar meskipun seisi rumah tersebut telah dipercayakan kepada Yusuf dan meskipun rumah itu kosong, hanya ada istri Potifar (ay. 11), Yusuf tetap berani menolak bahkan lari keluar rumah. Seringkali dalam keadaan rumah kosong, tidak ada siapa-siapa, bisa membuat kita tergoda untuk melakukan dosa yang mencemari bahkan merusak kekudusan kita. Oleh karena itu teladanilah Yusuf! Meskipun difitnah, namun Yusuf tetap menjadi orang yang berhasil dalam Tuhan, Mengapa? Karena \u201c\u2026Tuhan menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat Tuhan berhasil\u201d (ay. 23). Yusuf selalu rendah hati, bergantung pada Tuhan,\u00a0 tidak berusaha sendiri untuk menjaga kekudusan sehingga Tuhan selalu menyertai Yusuf.<\/p>\n<p>Jerry Bridges dalam bukunya \u201cMengejar Kekudusan\u201d (The Pursuit of Holliness), menjelaskan bahwa kekudusan itu terdiri dari 2 hal, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Kekudusan Jasmani, bicara soal menahan godaan hawa nafsu, dan<\/li>\n<li>Kekudusan Rohani, bicara soal hati dan perasaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jerry Bridge mengupas beberapa contoh yang sering membuat seseorang tidak kudus secara rohani antara lain dendam, iri hati, amarah, kepahitan dan lainnya. Dia juga memberikan contoh di Alkitab maupun yang pernah dia alami. Bridge menyarankan\u00a0 bahwa sangat baik jika seseorang bisa menghafal ayat-ayat Alkitab, hal ini sangat membantu ketika ada godaan yang datang karena Roh Kudus akan mengingatkan\u00a0 kita.<\/p>\n<p>Oleh karena itu marilah kita menjaga kekudusan bukan dengan kekuatan sendiri melainkan bergantung kepada Tuhan melalui hubungan pribadi dengan Tuhan setiap hari, tetap menjaga kekudusan jasmani dan rohani. Karena kekudusan itu penting dan jelas akibatnya jika tanpa kekudusan, \u201cBerusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak ada seorangpun yang melihat Tuhan\u201d &#8211; Ibrani 12:14.<\/p>\n<p>Oleh: Kevin Eldiwan<\/p>\n<blockquote><p><strong>Kalian anak muda? Ayo gabung ke ibadah RBI LinK \u2013 Community setiap Sabtu pukul 19.00 WIB di Pasko 39 lt 3 , see you there!| line_id : youthgbipasko | ig : link_youthgbipasko<\/strong><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Roma 12:1, \u201c Karena itu, saudara-saudara demi kemurahan Allah aku menasihati kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati.\u201d Melalui ayat di atas tertera jelas bahwa ibadah bukan sekedar hanya datang ke gereja, atau pelayanan semata saja, tetapi haruslah kita juga dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5733,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-5755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-artikel_youth"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>HIDUP DALAM KEKUDUSAN - GBI Pasir Koja 39 Bandung<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"HIDUP DALAM KEKUDUSAN - GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Roma 12:1, \u201c Karena itu, saudara-saudara demi kemurahan Allah aku menasihati kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati.\u201d Melalui ayat di atas tertera jelas bahwa ibadah bukan sekedar hanya datang ke gereja, atau pelayanan semata saja, tetapi haruslah kita juga dalam &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-01-31T20:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gbiadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gbiadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gbiadmin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\"},\"headline\":\"HIDUP DALAM KEKUDUSAN\",\"datePublished\":\"2017-01-31T20:00:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/\"},\"wordCount\":599,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/01\\\/rbi.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Youth\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/\",\"name\":\"HIDUP DALAM KEKUDUSAN - GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/01\\\/rbi.jpg\",\"datePublished\":\"2017-01-31T20:00:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/01\\\/rbi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/01\\\/rbi.jpg\",\"width\":600,\"height\":320},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/hidup-dalam-kekudusan-3\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"HIDUP DALAM KEKUDUSAN\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"name\":\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\",\"name\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/GBIPasirKoja39\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\",\"name\":\"gbiadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"gbiadmin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/author\\\/gbiadmin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"HIDUP DALAM KEKUDUSAN - GBI Pasir Koja 39 Bandung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"HIDUP DALAM KEKUDUSAN - GBI Pasir Koja 39 Bandung","og_description":"Roma 12:1, \u201c Karena itu, saudara-saudara demi kemurahan Allah aku menasihati kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati.\u201d Melalui ayat di atas tertera jelas bahwa ibadah bukan sekedar hanya datang ke gereja, atau pelayanan semata saja, tetapi haruslah kita juga dalam &hellip;","og_url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/","og_site_name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","article_published_time":"2017-01-31T20:00:40+00:00","og_image":[{"width":600,"height":320,"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gbiadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gbiadmin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/"},"author":{"name":"gbiadmin","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7"},"headline":"HIDUP DALAM KEKUDUSAN","datePublished":"2017-01-31T20:00:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/"},"wordCount":599,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg","articleSection":["Artikel Youth"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/","name":"HIDUP DALAM KEKUDUSAN - GBI Pasir Koja 39 Bandung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg","datePublished":"2017-01-31T20:00:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/rbi.jpg","width":600,"height":320},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/hidup-dalam-kekudusan-3\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"HIDUP DALAM KEKUDUSAN"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization","name":"GBI PasirKoja 39 Bandung","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","width":200,"height":200,"caption":"GBI PasirKoja 39 Bandung"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.instagram.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.youtube.com\/c\/GBIPasirKoja39"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7","name":"gbiadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","caption":"gbiadmin"},"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/author\/gbiadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5755"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5755\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}