{"id":34841,"date":"2023-10-03T09:26:58","date_gmt":"2023-10-03T02:26:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?p=34841"},"modified":"2023-10-03T09:27:00","modified_gmt":"2023-10-03T02:27:00","slug":"kami-peduli-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/","title":{"rendered":"KAMI PEDULI"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"546\" src=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-1024x546.webp\" alt=\"PeArtikel Utama\" class=\"wp-image-34842\" srcset=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-1024x546.webp 1024w, https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-300x160.webp 300w, https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-768x410.webp 768w, https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-1536x819.webp 1536w, https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-2048x1092.webp 2048w, https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama-310x165.webp 310w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Oleh: Pdp. Reinhard A.P. Siagian<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<div>Ketika Nabi Yehezkiel berada dalam pembuangan di Babel ia bernubuat terhadap KOTA YERUSALEM (Yehezkiel 22) bahwa kota itu telah banyak melakukan dosa dan Allah akan menghukum kota Yerusalem dengan kehancuran. Adapun dosa\u2013dosa yang sehingga Allah mencela terhadap kota Yerusalem adalah : Penyembahan berhala, disinterigitas para pemimpin, anak tidak menghormati orang tua, hak orang ditindas, nasib anak yatim dan janda-janda tidak diperhatikan, tidak adanya kekudusan ( melakukan yang najis, menghina ibadah orang lain, banyak pemfitnah, perzinahan sedarah, korupsi, rentenir, perselingkuhan dan krisis kepemimpinan).<br \/><br \/><\/div>\n<div>Hati Allah atas kejadian yang ada di kota Yerusalem tersebut adalah bahwa Ia menginginkan ada seorang yang mendirikan tembok atau mempertahankan negeri itu (YERUSALEM) di hadap-Nya supaya Yerusalem tidak dimusnahkan ! (Yehezkiel 22:30) ini merupakan doa syafaat Bapa yang merindukan sebuah perubahan tetapi selanjutnya di ayat itu dikatakan Aku tidak menemukannya.<\/div>\n<div>Ketika Allah melihat bahwa begitu banyak dosa\/kejahatan yang telah terjadi atas KOTA, Allah juga menginginkan agar kepada kota tersebut diserukan (DIBERITAKAN) PERTOBATAN !<\/div>\n<div><br \/>Kota Niniwe banyak melakukan kejahatan di mata Allah, (Yunus 1:1-2 ; Yunus 3:1-2) meskipun begitu Allah tetap menyayangi kota itu (Yunus 4:11) oleh karena itulah Ia MENGUTUS Yunus untuk membawa pertobatan bagi para pemimpin dan penduduk Niniwe. Dan akhirnya mereka semua percaya kepada Allah (Yunus 3:5) dan mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat maka Allah tidak jadi menghukum kota Niniwe (Yunus 3:10) (\u201cdan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. &#8211; 2 Tawarikh 7:14)<\/div>\n<div>Allah inginkan dari setiap umat percaya terhadap kota yang telah banyak melakukan kejahatan\/dosa dimata Allah yaitu : \u201cMENYERUKAN PERTOBATAN TERHADAP KOTA !\u201d<\/div>\n<div>Apa yang diserukan ? Yang diserukan adalah INJIL KESELAMATAN !!!!<\/div>\n<div>Strateginya adalah : gereja harus bergerak untuk memberkati kota, melihat keadaan sekeliling, terlibat dalam permasalahan sosial. Program sosial diperlukan sebagai sarana pemberitaan Injil, karena Injil sendiri bisa disampaikan lewat perkataan dan perbuatan.<\/div>\n<div>Oleh karena itu perlu meningkatkan rasa kepedulian gereja kalau ingin doa dan harapan pemulihan bagi kota dan bangsa dijawab Bapa.<br \/><br \/><\/div>\n<div>Sikap peduli sukar ditemukan dalam kehidupan orang-orang di akhir zaman ini. Banyak orang hanya memikirkan dan mengutamakan kepentingannya sendiri. Alkitab memang sudah menubuatkan dalam II Tim. 3:1-3 bahwa \u201c\u2026pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang (lovers of money)\u2026 tidak tahu berterima kasih (ungrateful, bokamsia)\u2026 tidak tahu mengasihi (without love)\u2026\u201d. Sebagai orang muda yang telah dibeli dengan harga yang lunas dibayar oleh pengorbanan Yesus, kita harus berani tampil beda dari dunia ini dengan memiliki dan menunjukkan sikap peduli (care) terhadap sesama.\u00a0<br \/><br \/><\/div>\n<div><strong>Mengapa kita harus memiliki dan menunjukkan sikap peduli ?<\/strong><\/div>\n<div><strong>1. Karena Tuhan Yesus terlebih dulu mempedulikan kita<\/strong><\/div>\n<div>Bukti bahwa Tuhan Yesus peduli kepada kita ialah : Ia yang tidak berdosa rela mati di kayu salib karena menanggung dosa seluruh dunia. Kita seharusnya binasa, hidup dalam kematian kekal, terpisah dari hubungan dengan Allah. Namun karena kepedulian-Nya, Ia berkorban bagi kita agar kita diselamatkan.\u00a0<\/div>\n<div>Dalam Mat. 14:13-16 tercatat kisah Yesus memberi makan lima ribu orang. Ketika Yesus akan mengasingkan diri ke tempat yang sunyi, ternyata orang banyak mendengarnya dan mengikuti Yesus. Ketika Yesus melihat orang banyak itu, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan kepada mereka. Ia menyembuhkan mereka yang sakit. Saat itu sudah menjelang malam. Murid-murid-Nya yang seolah peduli dengan orang banyak berkata bahwa tempat itu sunyi dan hari sudah mulai malam. Mereka meminta Yesus untuk menyuruh orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa. Namun apa yang Yesus katakan kepada para murid-Nya : \u201cTidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.\u201d Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk memberi mereka makan. Meskipun yang ada hanya lima roti dan dua ikan, namun Tuhan mengubahnya menjadi makanan untuk lima ribu orang laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak, bahkan sisa 12 bakul. Kisah ini menunjukkan bahwa Yesus sangat peduli dan memperhatikan orang banyak. Dan kepedulian-Nya itu ditunjukkan dengan tindakan nyata bagi orang banyak. Banyak lagi di Alkitab kita bisa mengetahui kepedulian Kristus bagi manusia, Kita harus mengikuti teladan Yesus. Ia peduli dengan murid-murid-Nya. Ia juga peduli dengan orang yang kerasukan setan. Apakah kita juga mempedulikan sesama kita? Seringkali kita terlalu mempedulikan masalah kita sendiri sehingga kita menomor-dua-kan Tuhan. Kita lebih tertarik untuk mempedulikan studi, pekerjaan\/karier\/bisnis, pacar, masa depan atau keluarga dari pada peduli kepada Kerajaan-Nya. Bukan berarti kita cuek-cuek saja dengan hal-hal tersebut, tetapi jika kita lebih mengutamakan Tuhan dalam hidup kita, maka semua kebutuhan kita pasti dipenuhi. Hanya orang yang pernah mengalami dan merasakan kepedulian Tuhan atas dirinya yang dapat mempedulikan sesamanya. Selama ini mungkin kita tidak peduli (cuek saja) kepada orang lain karena kita sendiri belum pernah mengalami atau menyadari kepeduliaan Tuhan atas diri kita.<\/div>\n<div>\u00a0<\/div>\n<div><strong>2. Karena apa yang kita lakukan untuk sesama adalah untuk Tuhan<\/strong><\/div>\n<div>Tuhan Yesus mengajarkan kepada para murid-murid-Nya bahwa segala sesuatu yang mereka lakukan untuk salah seorang dari saudara-Nya yang paling hina, maka mereka sudah melakukannya untuk Yesus (Mat 25:40). Siapakah yang dimaksud dengan \u201csaudara-Ku yang paling hina\u201d? Ayat 35 menyebutkan bahwa mereka adalah orang-orang yang kelaparan, kehausan, tidak punya tempat tinggal, tidak punya pakaian, sedang sakit, sedang dalam penjara. Mereka adalah orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Orang-orang benar merasa bahwa mereka tidak pernah melihat Yesus memiliki masalah-masalah tersebut dan mereka juga merasa tidak pernah menolong Yesus. Namun orang-orang terkutuk sebaliknya, mereka merasa sudah melayani Yesus. Ternyata mereka tidak melakukan apa-apa untuk sesamanya.\u00a0<br \/><br \/><\/div>\n<div>Kolose 3:23 mengajarkan bahwa apapun juga yang kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kita peduli kepada sesama dan melakukan tindakan untuk menolong mereka seperti kita melakukannya untuk Tuhan. Pada saat penghakiman nanti, kita akan menerima Kerajaan yang telah disediakan bagi kita sejak dunia dijadikan. Untuk itu kita perlu setia dengan perkara yang kecil maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam perkara yang besar.\u00a0\u00a0<\/div>\n<div>Selagi kita muda harus belajar untuk peduli kepada pekerjaan Tuhan. Kita boleh saja peduli dengan masa depan pribadi, tetapi jangan sampai kita tidak peduli dengan Tuhan, pekerjaan-Nya dan sesama. Tuhan pasti memberkati kita yang mau peduli dengan Tuhan, pekerjaan-Nya dan sesama. Ia pasti memampukan dan menolong kita untuk mewujudkan pelayanan kita, sehingga kita menjadi berkat. Bagaimana mungkin Tuhan tidak memberkati kita jika kita rindu menjadi berkat bagi orang lain.<\/div>\n<div>\u00a0<\/div>\n<div>\u00a0<\/div>\n<div><strong>TUJUAN GEREJA:<\/strong><\/div>\n<div>Kehidupan berubah!<\/div>\n<div>Sebuah keluarga dipulihkan!<\/div>\n<div>Sebuah gereja dihidupkan kembali!<\/div>\n<div>Sebuah bangsa berubah!<\/div>\n<div>Dunia yang diinjili!<\/div>\n<div>\u00a0<\/div>\n<div>Gereja yang sakit tidak dapat menyembuhkan kota yang sakit<\/div>\n<div>Gereja yang lemah tidak dapat memiliki kekuatan rohani untuk melakukan perubahan<\/div>\n<div>Gereja yang mati tidak dapat menghidupkan kota yang mati<\/div>\n<div>Gereja yang terpecah tidak dapat membawa perdamaian dan persatuan ke kota yang terpecah (Frank Damazio)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Pdp. Reinhard A.P. Siagian Ketika Nabi Yehezkiel berada dalam pembuangan di Babel ia bernubuat terhadap KOTA YERUSALEM (Yehezkiel 22) bahwa kota itu telah banyak melakukan dosa dan Allah akan menghukum kota Yerusalem dengan kehancuran. Adapun dosa\u2013dosa yang sehingga Allah mencela terhadap kota Yerusalem adalah : Penyembahan berhala, disinterigitas para pemimpin, anak tidak menghormati orang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":34842,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-34841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-artikel_utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KAMI PEDULI - GBI Pasir Koja 39 Bandung<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KAMI PEDULI - GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Pdp. Reinhard A.P. Siagian Ketika Nabi Yehezkiel berada dalam pembuangan di Babel ia bernubuat terhadap KOTA YERUSALEM (Yehezkiel 22) bahwa kota itu telah banyak melakukan dosa dan Allah akan menghukum kota Yerusalem dengan kehancuran. Adapun dosa\u2013dosa yang sehingga Allah mencela terhadap kota Yerusalem adalah : Penyembahan berhala, disinterigitas para pemimpin, anak tidak menghormati orang &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-03T02:26:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-03T02:27:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2246\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1198\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Endah Andriani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Andriani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Endah Andriani\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0abfc588a98cec3c759ec374ad1268c\"},\"headline\":\"KAMI PEDULI\",\"datePublished\":\"2023-10-03T02:26:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-03T02:27:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/\"},\"wordCount\":1070,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/PeArtikel-Utama.webp\",\"articleSection\":[\"Artikel Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/\",\"name\":\"KAMI PEDULI - GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/PeArtikel-Utama.webp\",\"datePublished\":\"2023-10-03T02:26:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-03T02:27:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/PeArtikel-Utama.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/PeArtikel-Utama.webp\",\"width\":2246,\"height\":1198,\"caption\":\"PeArtikel Utama\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kami-peduli-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KAMI PEDULI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"name\":\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\",\"name\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/GBIPasirKoja39\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0abfc588a98cec3c759ec374ad1268c\",\"name\":\"Endah Andriani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0d94d20c4b5dc7a4b5567911696bd573fb3fe237bb767fdda292f65514840386?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0d94d20c4b5dc7a4b5567911696bd573fb3fe237bb767fdda292f65514840386?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0d94d20c4b5dc7a4b5567911696bd573fb3fe237bb767fdda292f65514840386?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Andriani\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/author\\\/innocehioe\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KAMI PEDULI - GBI Pasir Koja 39 Bandung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KAMI PEDULI - GBI Pasir Koja 39 Bandung","og_description":"Oleh: Pdp. Reinhard A.P. Siagian Ketika Nabi Yehezkiel berada dalam pembuangan di Babel ia bernubuat terhadap KOTA YERUSALEM (Yehezkiel 22) bahwa kota itu telah banyak melakukan dosa dan Allah akan menghukum kota Yerusalem dengan kehancuran. Adapun dosa\u2013dosa yang sehingga Allah mencela terhadap kota Yerusalem adalah : Penyembahan berhala, disinterigitas para pemimpin, anak tidak menghormati orang &hellip;","og_url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/","og_site_name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","article_published_time":"2023-10-03T02:26:58+00:00","article_modified_time":"2023-10-03T02:27:00+00:00","og_image":[{"width":2246,"height":1198,"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Endah Andriani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Andriani","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/"},"author":{"name":"Endah Andriani","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/d0abfc588a98cec3c759ec374ad1268c"},"headline":"KAMI PEDULI","datePublished":"2023-10-03T02:26:58+00:00","dateModified":"2023-10-03T02:27:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/"},"wordCount":1070,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama.webp","articleSection":["Artikel Utama"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/","name":"KAMI PEDULI - GBI Pasir Koja 39 Bandung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama.webp","datePublished":"2023-10-03T02:26:58+00:00","dateModified":"2023-10-03T02:27:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama.webp","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/PeArtikel-Utama.webp","width":2246,"height":1198,"caption":"PeArtikel Utama"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kami-peduli-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KAMI PEDULI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization","name":"GBI PasirKoja 39 Bandung","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","width":200,"height":200,"caption":"GBI PasirKoja 39 Bandung"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.instagram.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.youtube.com\/c\/GBIPasirKoja39"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/d0abfc588a98cec3c759ec374ad1268c","name":"Endah Andriani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0d94d20c4b5dc7a4b5567911696bd573fb3fe237bb767fdda292f65514840386?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0d94d20c4b5dc7a4b5567911696bd573fb3fe237bb767fdda292f65514840386?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0d94d20c4b5dc7a4b5567911696bd573fb3fe237bb767fdda292f65514840386?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Andriani"},"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/author\/innocehioe\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34841"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34841\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34843,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34841\/revisions\/34843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}