{"id":295,"date":"2015-08-06T10:01:41","date_gmt":"2015-08-06T03:01:41","guid":{"rendered":"http:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?p=295"},"modified":"2015-08-28T14:16:15","modified_gmt":"2015-08-28T07:16:15","slug":"kemerdekaan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/","title":{"rendered":"Bahan Care Sel Agustus 2015"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" size-thumbnail wp-image-296 alignleft\" src=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3-150x150.jpg\" alt=\"freedom3\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pertemuan 1<\/p>\n<p><strong>KEMERDEKAAN<\/strong><\/p>\n<p>Untuk sebuah kemerdekaan selalu dibayar dengan harga yang mahal. Setiap kali kita melaksanakan upacara bendera, kita diingatkan bahwa kemerdekaan yang kita alami sekarang diperoleh tidak dengan cara yang mudah melainkan pengorbanan jiwa dan raga dari para pahlawan bangsa. Kemerdekaan Indonesia yang kita alami juga menjadi gambaran bagi kemerdekaan kita sebagai orang percaya.<\/p>\n<p><strong>Merdeka dari Perbudakan Dosa <\/strong><\/p>\n<p>Untuk memerdekakan kita dari dosa dan maut, juga diperlukan tindakan seorang pribadi yang rela mengorbankan nyawanya. Itulah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus melalui kematian-Nya di kayu salib. Alkitab berkata bahwa kita telah dimerdekakan dari dosa melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu Salib. Roma 8:1-2 \u201cDemikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.\u201d Sama seperti upacara bendera merah putih yang mengingatkan bahwa kita telah merdeka, demikian juga setiap kali kita memperingati pengorbanan Yesus melalui perjamuan kudus. Daging dan Darah Kristus yang dilambangkan dengan roti dan anggur menjadi sebuah peringatan bahwa kita telah dimerdekakan dari dosa.<\/p>\n<p>Pertempuran melawan dosa dan maut telah Yesus Kristus menangkan, sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan yang sejati di dalam Dia. Namun, bukan berarti setelah itu, semuanya selesai. Sama seperti bangsa Indonesia, setelah bangsa ini diproklamirkan bukan berarti pekerjaan selesai. Rakyat Indonesia harus membangun bangsanya menjadi bangsa yang kuat. Sebagai anak Allah yang telah dimerdekakan di dalam Yesus Kristus, kita harus mengisi kemerdekaan yang telah kita terima untuk menghasilkan buah-buah bagi Kristus (Gal. 5:13).<\/p>\n<p>Bagaimana cara kita mengisi kehidupan yang merdeka setiap hari?<\/p>\n<ul>\n<li>Senantiasa tinggal di dalam firman.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Yesus mengajarkan agar kita tetap hidup di dalam firman (Yoh. 8:30-36). Kuasa firman Tuhanlah yang akan memerdekakan kita dari kekuatiran, ketakutan, sakit penyakit dan berbagai macam dosa dan kebiasaan buruk lainnya. Jika Kristus, firman Allah yang hidup itu memerdekakan kita, maka kita pun benar-benar merdeka.<\/p>\n<ul>\n<li>Hidup di dalam pimpinan Roh Kudus (Rm. 8:1-11)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jikalau kita ingin menang terhadap dosa, maka kita harus hidup di dalam pimpinan Roh Kudus. Ketika kita dipimpin oleh Roh, maka kasih karunia Allah akan menyanggupkan kita untuk menang atas dosa.<\/p>\n<ul>\n<li>Hidup di dalam komunitas (Care Sel)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kehidupan rohani kita bisa mengalami pasang surut, stagnan atau kelumpuhan. Pada saat seperti itu, kita membutuhkan pertolongan atau dukungan dari orang lain. Care sel adalah tempat terbaik bagi kita untuk kita bisa mempraktekkan kata saling. Praktek saling dapat terlihat dengan nyata dalam kisah orang lumpuh yang digotong oleh empat orang temannya (Luk. 5:17-26). Orang lumpuh itu membutuhkan orang lain untuk membawa dia kepada Yesus. Ketika berjumpa dengan Yesus, mujizat pun terjadi sehingga ia dapat berjalan kembali secara normal seperti biasa.\u00a0Yesuslah yang menyembuhkannya, tetapi untuk mengalami kesembuhan ada peran orang lain di dalam hidupnya.<\/p>\n<p><strong>Merdeka dari Masa Lalu (Belajar dari Kehidupan Yefta dalam Hakim-hakim 11:1-3)<a href=\"#_ftn1\" name=\"_ftnref1\"><sup><strong><sup>[1]<\/sup><\/strong><\/sup><\/a><\/strong><\/p>\n<p>Yefta memiliki masa lalu yang kelam, ia lahir dari hasil persundalan. Menginjak usia remaja, ia ditolak oleh saudara-saudaranya. Jiwa yang terluka dan tertolak membuat dia menjadi pemimpin geng, melakukan keonaran dan perampokan. Tetapi kemudian Yefta bangkit dan menjadi pahlawan. Dari kisah hidupnya kita dapat belajar, bahwa untuk merdeka dari masa lalu yang gelap kita dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Beranilah memulai kehidupan yang baru (Hak. 11:4-8).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Yefta telah ditolak oleh kaum keluarganya dan diusir dari tengah-tengah mereka. Tetapi ketika kaum keluarganya menghadapi kesulitan dan meminta pertolongannya, Yefta bersedia memaafkan dan membantu mereka. Ini berarti ia tidak membiarkan dirinya terus-menerus dibelenggu oleh masa lalunya yang pahit. Ia berani memulai kehidupan yang baru.<\/p>\n<p>Adolf Hitler menyimpan kekecewaan terus-menerus terhadap ayah, pacar dan teman wanitanya yang adalah orang Yahudi dan ketika ia mendapat kekuasaan, ia membantai 6 juta orang Yahudi. Orang yang membiarkan masa lalu yang gelap membelenggu hidupnya, pada akhirnya akan menghancurkan orang lain dan dirinya sendiri. Berbeda dengan Joyce Meyer, walaupun pernah diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri, tetapi kemudian ia menyerahkan hidupnya pada Tuhan Yesus dan mengampuni ayahnya. Akhirnya hidupnya dipulihkan dan ia menjadi pengkhotbah wanita yang sangat terkenal dan menjadi berkat bagi jutaan orang di seluruh dunia. Karena itu, Beranilah memulai hidup yang baru.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Meminta pertolongan Tuhan (Hak. 11:11)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Yefta menyadari keterbatasan dan kelemahan dirinya, karena itu ia meminta pertolongan Tuhan. Tuhan senang menolong orang-orang yang berserah kepada-Nya seperti Yefta. Maka Roh Tuhan berkuasa atas Yefta dan ia mendapat kemenangan dalam setiap pertempuran (Hak. 11:29).<\/p>\n<ul>\n<li>Mengatasi permasalahan dengan tekun (Hak. 11:32-33)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah meminta pertolongan Tuhan, Yefta bertindak dengan iman. Ia berperang sebanyak dua puluh kali dan Tuhan memberikan kemenangan kepadanya. Dua puluh kali peperangan yang dilakukan Yefta menunjukkan bahwa ia mengatasi permasalahannya dengan tekun sampai tuntas.<\/p>\n<p>Seperti Yefta, kita pun harus maju dengan tekun walaupun banyak tantangan dan kesulitan. Orang yang tekun tidak mudah menyerah, dan orang yang tidak mudah menyerah akan meraih keberhasilan. Einstein pernah berkata: \u201cKeberhasilan adalah 2 persen inspirasi dan 98 persen kerja keras.\u201d Allah pasti akan membuka jendela-jendela kesempatan dan pintu-pintu keberhasilan jika kita bersedia tekun menghadapi setiap kesulitan.<\/p>\n<p>Pertanyaan dan renungan<\/p>\n<ol>\n<li>Ceritakanlah pengalaman Anda bagaimana bisa lepas dari dosa-dosa yang sudah lama mengikat!<\/li>\n<li>Ceritakanlah jika ada masa lalu yang pahit atau mengecewakan yang Anda rasakan masih mengganggu kehidupanmu sekarang, supaya setiap anggota Care Sel dapat mendoakannya!<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pertemuan 2<\/p>\n<p><strong>Merdeka dari Kemiskinan dan Hutang<\/strong><\/p>\n<p>Ada dua janji Tuhan mengenai kebutuhan hidup kita, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>Tuhan akan mencukupkan segala kebutuhan hidup kita (Mat. 6:33; Fil. 4:19). Jaminan ini seharusnya membuat kita tidak kuatir tentang kebutuhan-kebutuhan hidup kita. Cara Tuhan memenuhi kebutuhan hidup kita adalah dengan mujizat,<\/li>\n<li>Mujizat Pemeliharaan Supranatural, seperti manna yang turun dari sorga (Kel. 16:35), Eli di tepi sungai Kerit (1 Raj. 17:6), pelipatgandaan minyak dan roti janda di Sarfat (1 Raj. 17:16), memberi makan 5000 orang laki-laki (Mat. 14:13-21), air menjadi anggur (Yoh. 2:1-11).<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mujizat supranatural adalah kecukupan yang diberikan Allah kepada umat-Nya dalam situasi krisis.<\/p>\n<ol>\n<li>Mujizat Pemeliharaan Natural, setelah orang Israel memasuki tanah Kanaan maka manna berhenti (Yos. 5:12), dan sejak saat itu mereka makan hasil tanah itu dengan cara mengolahnya. Setelah hujan turun di Israel, peipatgandaan minyak dan roti janda di Sarfat berhenti, untuk kelangsungan hidupnya ia harus kembali bercocok tanam dan melakukan kegiatan usaha yang lain.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mujizat natural adalah kecukupan yang diberikan Allah kepada umat-Nya dengan memberkati pekerjaan atau usaha mereka.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Tuhan akan memberikan kelimpahan kepada kita (Yoh. 10:10; 2 Kor. 8:9). Kelimpahan diberikan dengan maksud untuk:<\/li>\n<li>Meneguhkan perjanjian yang diberikan Tuhan (Ul. 8:17-18)<\/li>\n<li>Supaya kita dapat melayani dengan harta kita (Luk. 8:3).<\/li>\n<li>Menciptakan hubungan atau koneksi yang luas sehingga kesempatan untuk bersaksi mempunyai daya jangkau yang lebih luas pula (Ams. 14:20; 19:4).<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan dua janji tersebut, dapatlah kita simpulkan bahwa seharusnya orang percaya tidak hidup di dalam kemiskinan, apalagi dililit oleh hutang yang tidak mampu dibayar. Ulangan 15:4-5 menegaskan demikian: \u201cMaka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka, asal saja engkau mendengarkan baik-baik suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segenap perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.\u201d<\/p>\n<p>Janji tersebut menyatakan bahwa apabila bangsa Israel mau menuruti perintah Tuhan, maka Tuhan menjanjikan bahwa \u201ctidak akan ada orang miskin di Israel\u201d. Tuhan memberi janji bahwa ada kelimpahan di dalam ketaatan. Karena itu, kemiskinan umumnya disebabkan ketidaktaatan, seperti:<\/p>\n<ol>\n<li>a) Malas (Ams. 6:9-11; 14:23), b) Tangan yang lamban (Ams. 10:4; 19:15), c) Suka bersenang-senang (Ams. 2:17; 23:21).<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah kita diberkati, langkah berikutnya adalah menabur benih keuangan kita. Ingat bahwa berkat Tuhan atas hidup kita terdiri dari roti dan benih untuk ditabur (2 Kor. 9:10). Ada tiga ladang di mana kita harus menabur benih keuangan kita, yaitu: hamba-hamba Tuhan (1 Tim. 5:17), pembangunan rumah Tuhan (Kel. 35:21) dan orang-orang miskin (Ams. 19:17; 21:13).<\/p>\n<p><strong>Bebas dari Jerat Hutang<\/strong><a href=\"#_ftn2\" name=\"_ftnref2\">[2]<\/a><\/p>\n<p>Hutang bisa timbul karena usaha bangkrut, gaya hidup konsumtif, terkena musibah, atau keserakahan mengejar harta sehingga tidak hati-hati membuat keputusan di bidang investasi, atau bahkan ditipu oleh orang. Hutang yang tidak terbayarkan berdampak negatif dalam kehidupan, antara lain: membuat stress, menyebabkan konflik keluarga, membuat hidup tidak bahagia, bahkan nama baik serta kesaksian Injil pun bisa berantakan. Ada berbagai jurus yang digunakan orang untuk lepas dari jerat hutang, mulai dari mengelak dari penagih, korupsi, sampai jurus gali lobang tutup lobang.<\/p>\n<p>Melalui 2 Raja-raja 4:1-7, Allah memberikan solusi kepada kita untuk bebas dari jerat hutang, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>Bawa masalah kepada Tuhan (ay. 1). Kenapa harus kepada Tuhan? Karena Yeremia 17:5 berkata \u201cTerkutuklah orang yang mengandalkan manusia!\u201d Janda itu datang kepada hamba Tuhan (nabi Elisa) untuk meminta nasihat, petunjuk dan doa, bukan untuk meminta uang atau pekerjaan.<\/li>\n<li>Temukan sarana untuk mendapat berkat (ay. 2). Allah bekerja dalam kehidupan janda itu melalui minyak dalam buli-buli kecil. Allah selalu bekerja dengan apa yang kita punya, bukan dengan apa yang tidak kita punya. Sarana itu mungkin kecakapan memasak, menulis, atau relasi.<\/li>\n<li>Bertindak dengan iman (ay. 3-4)<\/li>\n<li>Jaga kekompakan rumah tangga (ay. 5-6). Jangan karena hutang terjadi pertikaian dan saling menyalahkan. Jika atmosfer kerukunan satu dengan yang lain hilang, berkat Allah akan menjauh (Mzm. 133:1-3).<\/li>\n<li>Syukuri berkat Allah dan gunakan dengan bijaksana (ay. 7)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pertanyaan renungan dan penerapan<\/p>\n<ol>\n<li>Walaupun Tuhan telah berjanji untuk memenuhi kebutuhan hidup umat-Nya bahkan memberkati mereka sampai berkelimpahan, namun mengapa masih ada orang percaya yang hidup di dalam kekurangan? Menurut pengamatan Anda, mengapa hal itu bisa terjadi?<\/li>\n<li>Ceritakanlah pengalaman Anda melewati kesulitan-kesulitan keuangan pada masa lalu, dan bagaimana Tuhan menolong Anda melewatinya dengan kemenangan!<\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"#_ftnref1\" name=\"_ftn1\"><strong><sup><strong><sup>[1]<\/sup><\/strong><\/sup><\/strong><\/a>Bahan ini diadaptasi dari buku Rubin Adi Abraham, <em>Walau Dijepit Tetap Melejit<\/em> (Yogyakarta: Andi 2010), 61-82.<\/p>\n<p><a href=\"#_ftnref2\" name=\"_ftn2\">[2]<\/a>Bahan ini diadaptasi dari buku Rubin Adi Abraham, <em>Mengubah Utang Menjadi Uang<\/em> (Yogyakarta: Andi 2011), 1-22.<\/p>\n<p>Oleh: Ferry Simanjuntak, M. Th.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertemuan 1 KEMERDEKAAN Untuk sebuah kemerdekaan selalu dibayar dengan harga yang mahal. Setiap kali kita melaksanakan upacara bendera, kita diingatkan bahwa kemerdekaan yang kita alami sekarang diperoleh tidak dengan cara yang mudah melainkan pengorbanan jiwa dan raga dari para pahlawan bangsa. Kemerdekaan Indonesia yang kita alami juga menjadi gambaran bagi kemerdekaan kita sebagai orang percaya. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":296,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-care_cell"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bahan Care Sel Agustus 2015 - GBI Pasir Koja 39 Bandung<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahan Care Sel Agustus 2015 - GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pertemuan 1 KEMERDEKAAN Untuk sebuah kemerdekaan selalu dibayar dengan harga yang mahal. Setiap kali kita melaksanakan upacara bendera, kita diingatkan bahwa kemerdekaan yang kita alami sekarang diperoleh tidak dengan cara yang mudah melainkan pengorbanan jiwa dan raga dari para pahlawan bangsa. Kemerdekaan Indonesia yang kita alami juga menjadi gambaran bagi kemerdekaan kita sebagai orang percaya. &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-08-06T03:01:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-08-28T07:16:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"448\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"336\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gbiadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gbiadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gbiadmin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\"},\"headline\":\"Bahan Care Sel Agustus 2015\",\"datePublished\":\"2015-08-06T03:01:41+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-28T07:16:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/\"},\"wordCount\":1512,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/freedom3.jpg\",\"articleSection\":[\"Bahan Care Cell\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/\",\"name\":\"Bahan Care Sel Agustus 2015 - GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/freedom3.jpg\",\"datePublished\":\"2015-08-06T03:01:41+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-28T07:16:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/freedom3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/freedom3.jpg\",\"width\":448,\"height\":336,\"caption\":\"freedom3\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/kemerdekaan-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahan Care Sel Agustus 2015\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"name\":\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\",\"name\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/GBIPasirKoja39\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\",\"name\":\"gbiadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"gbiadmin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/author\\\/gbiadmin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahan Care Sel Agustus 2015 - GBI Pasir Koja 39 Bandung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahan Care Sel Agustus 2015 - GBI Pasir Koja 39 Bandung","og_description":"Pertemuan 1 KEMERDEKAAN Untuk sebuah kemerdekaan selalu dibayar dengan harga yang mahal. Setiap kali kita melaksanakan upacara bendera, kita diingatkan bahwa kemerdekaan yang kita alami sekarang diperoleh tidak dengan cara yang mudah melainkan pengorbanan jiwa dan raga dari para pahlawan bangsa. Kemerdekaan Indonesia yang kita alami juga menjadi gambaran bagi kemerdekaan kita sebagai orang percaya. &hellip;","og_url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/","og_site_name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","article_published_time":"2015-08-06T03:01:41+00:00","article_modified_time":"2015-08-28T07:16:15+00:00","og_image":[{"width":448,"height":336,"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gbiadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gbiadmin","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/"},"author":{"name":"gbiadmin","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7"},"headline":"Bahan Care Sel Agustus 2015","datePublished":"2015-08-06T03:01:41+00:00","dateModified":"2015-08-28T07:16:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/"},"wordCount":1512,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg","articleSection":["Bahan Care Cell"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/","name":"Bahan Care Sel Agustus 2015 - GBI Pasir Koja 39 Bandung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg","datePublished":"2015-08-06T03:01:41+00:00","dateModified":"2015-08-28T07:16:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/freedom3.jpg","width":448,"height":336,"caption":"freedom3"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/kemerdekaan-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahan Care Sel Agustus 2015"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization","name":"GBI PasirKoja 39 Bandung","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","width":200,"height":200,"caption":"GBI PasirKoja 39 Bandung"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.instagram.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.youtube.com\/c\/GBIPasirKoja39"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7","name":"gbiadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","caption":"gbiadmin"},"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/author\/gbiadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media\/296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}