{"id":15946,"date":"2019-09-01T00:01:18","date_gmt":"2019-08-31T17:01:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?p=15946"},"modified":"2019-08-28T15:35:46","modified_gmt":"2019-08-28T08:35:46","slug":"bahan-care-cell-september-2019","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/","title":{"rendered":"Bahan Care Cell September 2019"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CARE\nCELL DAN PEMURIDAN<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignleft is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-15947\" width=\"191\" height=\"102\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan\n1<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Effective\nDiscipleship (Pemuridan yang Efektif)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(1\nTes. 2:1-8)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendahuluan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemuridan adalah cara yang sangat\nefektif untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Membuat anak Tuhan berakar dan\nbertumbuh dalam pengetahuan akan kebenaran. Hosea 4:6 mengatakan, umat Tuhan\nbinasa karena kurangnya pengetahuan akan firman Tuhan.<\/li><li>Membentuk karakter (perubahan hidup). <\/li><li>Melatih orang percaya menemukan dan mengembangkan karunia\nrohani atau talenta mereka untuk melayani<\/li><li>Saling memperhatikan, membangun, mendoakan (Ibr. 10:24-25)<\/li><li>Menjangkau keluar (memenangkan jiwa)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melalui hubungan Paulus dengan jemaat Tesalonika, kita bisa belajar bahwa pemuridan menjadi efektif jika:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Hubungan yang penuh kasih antara pemurid dan yang dimuridkan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti seorang ayah dan ibu terhadap\nanak-anaknya yang bersedia berkorban (1 Tes. 2: 7, 11).<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Roh yang mau diajar (teachable spirit)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Roh yang mau diajar ditunjukkan dengan\nmenerima firman Tuhan dengan sukacita (1 Tes. 1:6) bukan mendebat atau merasa\ndiri sudah lebih tahu.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Komitmen<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses pemuridan adalah peristiwa yang\nberlangsung seumur hidup. Itu sebabnya dibutuhkan komitmen. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Komitmen terhadap pertemuan-pertemuan yang telah disepakati<ul><li>Komitmen untuk menerapkan firman Tuhan yang telah diajarkan\n(1 Tes. 2:12)<\/li><\/ul><ul><li>Komitmen untuk memuridkan orang lain lagi (2 Tim. 2:2)<\/li><\/ul><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan\ndan Penerapan<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Di gereja GBI Pasir Koja, sarana pemuridan disediakan melalui: Care cell, PA dan Teologi\nMesias. Sudahkah Anda mengikuti ketiganya? Jika hanya salah satu atau dua di\nantaranya mengapa?<\/li><li>Dari ketiga komitmen pemuridan di atas, manakah menurut Anda\nhal yang paling sukar dilakukan? Diskusikan alasan masing-masing!<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan\n2<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transforming\nDiscipleship (Pemuridan yang Mengubahkan)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Yoh.\n8:31-32)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendahuluan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemuridan adalah proses menolong\nseseorang sampai ia mencapai potensi maksimalnya di dalam Kerajaan Allah serta\nmampu menduplikasi proses yang sama kepada generasi selanjutnya. Pemuridan itu\nsangat penting karena ini adalah perintah Tuhan Yesus dalam Amanat Agung.\nPenelitian Dr. Carl dari Fuller Theological Seminary AS mengungkapkan bahwa\ntanpa pemuridan pribadi (kelompok kecil) tidak akan ada perubahan hidup yang\nmaksimal. Ia menemukan dalam penelitiannya bahwa ternyata kualitas kerohanian\norang Kristen: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>0% ditentukan oleh Ibadah Raya, KKR dan acara-acara besar\nlainnya<\/li><li>10% ditentukan oleh kelompok komunitas (care cell)<\/li><li>90% ditentukan oleh pemuridan pribadi (one on one)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari penelitian ini kita mendapatkan\nbahwa pemuridan yang mengubahkan hidup itu efektif dilaksanakan dalam kelompok\nkecil dan pribadi ke pribadi. Itu sebabnya, kita sekarang mengembangkan\npemuridan dalam dua tahap. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tahap pertama, menggerakkan seluruh jemaat masuk dalam care\ncell. Hal ini membuat mereka masuk dalam permuridan komunitas.<\/li><li>Tahap kedua, memilih beberapa orang dari antara anggota care\ncell untuk dimuridkan pribadi ke pribadi (one on one) oleh pemimpin cell\nmereka. Pemuridan one on one inilah yang nantinya akan menghasilkan\npemimpin-pemimpin baru dalam pelayanan kita. Pada giliran selanjutnya pemimpin-pemimpin\nbaru ini jugalah yang nantinya akan memuridkan orang-orang lain lagi. Dan\norang-orang lain itu akan memuridkan orang-orang lain lagi, dan seterusnya (2\nTim. 2:2).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan\ndan Penerapan<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Menurut saudara, apakah cukup bagi saudara hanya hadir dalam\nibadah Minggu tanpa perlu lagi terlibat di care cell dan pemuridan one on one?<\/li><li>Sudahkah Anda dimuridkan one on one? Diskusikanlah bagaimana\nhal ini bisa diterapkan dalam care cell saudara!<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan\n3<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemuridan:\nMendidik Pemimpin Masa Depan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Luk.\n6:12-16; 2 Tim. 2:2)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendahuluan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemimpin itu datang dan pergi; tidak\nada pemimpin yang terus-menerus memimpin. Pergantian pemimpin dapat terjadi\nsecara alami karena usia maupun kodrat manusiawi, atau juga karena sistem yang\nberlaku. Orang-orang yang tadinya dipimpin bisa berpeluang untuk ganti\nmemimpin, dan orang-orang yang dulu memimpin harus memberi kesempatan kepada\nyang lain untuk meneruskan kepemimpinan. Sementara tongkat estafet kepemimpinan\nterus berpindah tangan, pekerjaan pemuridan terus bergulir. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adalah hal yang alamiah jika di satu\npihak para calon pemimpin harus belajar dari mereka yang sedang memimpin, dan\ndi pihak lain para pemimpin harus bersedia berbagi pengetahuan dan pengalaman\nkepada generasi penerus yang akan menggantikan mereka, sebab dulu pun para\npemimpin itu adalah murid-murid yang belajar dari pendahulu mereka. Seorang\npemimpin yang tidak mau melatih orang lain untuk jadi pemimpin selayaknya\nberhenti sebagai pemimpin, dan orang yang tidak mau belajar dari pemimpin tidak\nlayak jadi pemimpin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bagaimana kita mempersiapkan seseorang untuk menjadi pemimpin masa depan melalui pemuridan?<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Meminta petunjuk ilahi<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tuhan Yesus sebelum memilih orang-orang\nyang akan Ia muridkan untuk dipersiapan menjadi pemimpin masa depan, meminta\npetunjuk Bapa-Nya terlebih dahulu melalui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Doa yang intensif \u2013 bahkan semalam-malaman.<ul><li>Pengamatan yang tajam. Tuhan Yesus tentu saja telah\nmengamati terlebih dahulu orang-orang yang akan dimuridkan-Nya. Apa yang perlu\nkita amati? Kita perlu mengamati: rasa lapar dan haus mereka akan\nperkara-perkara rohani, kesediaan mereka untuk berubah dan kesediaan mereka\nuntuk berkomitmen. Tuhan Yesus tidak memuridkan seorang pemuda yang kaya.\nMengapa? Karena ia tidak berkomitmen (Mat. 19:16-22).<\/li><\/ul><\/li><li>Berkonsentrasi pada sekelompok kecil orang<ul><li>Dari puluhan ribu orang yang dilayani-Nya, Tuhan Yesus hanya\nmemilih 12 orang untuk dimuridkan. Ingat! Pemimpin bukanlah hasil produksi\nmassal. Tetapi melalui pemuridan komunitas kecil dan one on one.!<\/li><\/ul><ul><li>Paulus juga memilih segelintir orang untuk dimuridkan,\nseperti: Timotius, Titus, Akwila dan Priskila. Di kemudian hari terbukti,\norang-orang yang telah dimuridkan inilah yang akhirnya menjadi pemimpin\nberikutnya dalam gereja-gereja yang dirintisnya.<\/li><\/ul><\/li><li>Memberi tugas pada mereka yang telah dimuridkan untuk\nmemuridkan orang lain lagi.<ul><li>Ke-12 murid yang telah dimuridkan oleh Tuhan Yesus, pada\ngilirannya memuridkan orang lain lagi. Petrus memuridkan Markus. Yohanes\nmemuridkan Polycarpus salah seorang yang akhirnya menjadi tokoh gereja pada\nabad mula-mula.<\/li><\/ul><ul><li>Paulus memuridkan Timotius dan memerintahkan Timotius untuk\nmemuridkan orang lain lagi yang pada gilirannya memuridkan orang lain lagi (2\nTim. 2:2).<\/li><\/ul><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan dan Penerapan<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sudahkan saudara dimuridkan oleh seseorang? Jika sudah\nbagikanlah pengalaman saudara! Jika belum, mengapa?<\/li><li>Jika kita akan membangun gerakan pemuridan di gereja,\nbagaimanakah saudara dapat terlibat di dalamnya? Diskusikanlah!<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan\n4<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemuridan:\nJalan Menuju Kedewasaan Penuh dalam Kristus<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(2\nKor. 3:18; Ef. 4:13)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendahuluan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dari pertemuan ke-2 di atas, kita\nbelajar bahwa adalah hal yang sangat ironi mengharapkan perubahan hidup atau\nkedewasaan rohani tanpa proses pemuridan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kita sering menjumpai orang-orang\nKristen yang sudah lama percaya Yesus, tapi kehidupannya sehari-hari tidak\nberubah. Karakternya tidak ubahnya seperti orang dunia. Kehidupan mereka bahkan\nmenjadi batu sandungan dan tidak menjadi kesaksian yang baik bagi keluarga dan\norang-orang di sekitarnya. Ini terjadi karena mereka tidak dimuridkan.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;  <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa pemuridan dapat menjadi jalan menuju kedewasaan rohani<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Melalui pemuridan saudara dilatih untuk mandiri<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya sama seperti orang dewasa,\nsaudara dilatih untuk bisa mendapat makanan rohani sendiri melalui disiplin\nsaat teduh (doa dan baca Alkitab) setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Melalui pemuridan saudara dilatih untuk memberi dan\nmemperhatikan orang lain<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak kecil adalah orang yang menerima\nterus dari orang tuanya, atau orang yang lebih dewasa. Tetapi ketika dewasa ia\nberubah. Ia mulai memberi dan memperhatikan orang lain juga. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Melalui pemuridan saudara dilatih untuk membedakan yang\nbenar dan salah<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak kecil tidak dapat membedakan yang\nbenar dan salah. Tetapi ketika ia dewasa, ia dapat memilahnya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Melalui pemuridan saudara dilatih untuk memilih hubungan\nyang semakin intim dengan Tuhan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak kecil menikmati hubungan\nberdasarkan kepentingan (apa yang bisa dia dapatkan). Tetapi orang dewasa\nmenikmati hubungan berdasarkan komunikasi dan pengenalan yang lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Melalui pemuridan saudara dilatih untuk membangun karakter\nKristus<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan\ndan Penerapan<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Menurut saudara, apakah setiap orang percaya harus\ndimuridkan supaya ia bisa dewasa secara rohani?<\/li><li>Jika pemuridan adalah jalan menuju kedewasaan rohani, apakah\nsaudara sendiri harus dimuridkan?<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan\n5<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pentingnya\nPemuridan dalam Pertumbuhan Gereja Lokal<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Mat.\n28:18-20)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendahuluan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bayangkanlah jika setiap jemaat di\ngereja kita dimuridkan. Lalu seluruh jemaat yang telah dimuridkan tadi\nmemuridkan orang lain lagi. Dan orang-orang yang dimuridkan jemaat tadi memuridkan\norang-orang lain lagi dan seterusnya. Menurut saudara, apakah yang akan terjadi\natas gereja kita?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ya, saudara benar. Yang akan terjadi\nadalah ledakan pertumbuhan. Bahkan ledakan pertumbuhan itu bukan lagi\nberdasarkan deret hitung seperti dari 1 menjadi 2, dari 2 menjadi 3, dari 3\nmenjadi 4 dan seterusnya. Tetapi akan terjadi ledakan pertumbuhan menurut deret\nukur. Dari 1 menjadi 2, dari 2 menjadi 4, dari 4 menjadi 8, dari 8 menjadi 16\ndan seterusnya. Jika kita mengawalinya dengan 100 orang saja, maka tahun depan\nmenjadi 200, lalu tahun berikutnya menjadi 400 dan tahun yang ke-4 kita akan\nmenjadi 800. Jika ini terjadi di setiap cabang ibadah maka dalam relatif\nsingkat, jumlah kita mencapai puluhan ribu jiwa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengapa populasi gajah lebih kecil\ndibandingkan kelinci? Padahal kelinci adalah binatang yang lebih banyak\ndibantai jadi sate dibandingkan gajah yang dibunuh di hutan. Jawabannya adalah\nkarena gajah melahirkan paling cepat 2 tahun sekali itu pun sekali melahirkan\numumnya 1 ekor. Sementara kelinci bisa melahirkan 5 kali setahun, dan sekali\nmelahirkan ia bisa melahirkan 15 ekor anak sekaligus. Wah\u2026.luar biasa ya\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Saya membayangkan, gereja kita\nsedang mengalami kegerakan pemuridan \u201csecepat dan sebanyak kelinci\u201d namun\nhasilnya \u201csekuat gajah\u201d. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemuridan adalah kunci pertumbuhan\ngereja! Jika pemuridan dijalankan dengan baik, maka gereja kita akan bertumbuh:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Dari segi jumlah<\/li><li>Dari segi kualitas<\/li><li>Semakin lebih banyak orang terlibat dalam pelayanan karena\nmereka telah dilatih dalam pemuridan sehingga pelayanan menjadi lebih ringan,\ndan tidak bertumpuk di atas pundak segelintir orang<\/li><li>Wilayah pelayanan akan semakin meluas.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akhirnya,\ngereja akan menggenapi nubuat Yesaya 54:2-3,<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cLapangkalah tempat kemahmu, dan\nbentangkan tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah\ntali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patokmu!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab engkau akan mengembang ke kanan\ndan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan\nmendiami kota-kota yang sunyi.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan\ndan Penerapan<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Apakah saudara berharap agar gereja kita terus maju dan berkembang? <\/li><li>Menurut saudara, bagaiamanakah saudara dapat terlibat untuk mewujudkannya?<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh: Pdp. Dr. Ferry Simanjuntak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CARE CELL DAN PEMURIDAN Pertemuan 1 Effective Discipleship (Pemuridan yang Efektif) (1 Tes. 2:1-8) Pendahuluan &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemuridan adalah cara yang sangat efektif untuk: Membuat anak Tuhan berakar dan bertumbuh dalam pengetahuan akan kebenaran. Hosea 4:6 mengatakan, umat Tuhan binasa karena kurangnya pengetahuan akan firman Tuhan.Membentuk karakter (perubahan hidup). Melatih orang percaya menemukan dan mengembangkan karunia &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15947,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-15946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-care_cell"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bahan Care Cell September 2019 - GBI Pasir Koja 39 Bandung<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahan Care Cell September 2019 - GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"CARE CELL DAN PEMURIDAN Pertemuan 1 Effective Discipleship (Pemuridan yang Efektif) (1 Tes. 2:1-8) Pendahuluan &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemuridan adalah cara yang sangat efektif untuk: Membuat anak Tuhan berakar dan bertumbuh dalam pengetahuan akan kebenaran. Hosea 4:6 mengatakan, umat Tuhan binasa karena kurangnya pengetahuan akan firman Tuhan.Membentuk karakter (perubahan hidup). Melatih orang percaya menemukan dan mengembangkan karunia &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-31T17:01:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"160\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gbiadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gbiadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gbiadmin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\"},\"headline\":\"Bahan Care Cell September 2019\",\"datePublished\":\"2019-08-31T17:01:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/\"},\"wordCount\":1543,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cell.jpg\",\"articleSection\":[\"Bahan Care Cell\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/\",\"name\":\"Bahan Care Cell September 2019 - GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cell.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-31T17:01:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cell.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cell.jpg\",\"width\":300,\"height\":160},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/bahan-care-cell-september-2019\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahan Care Cell September 2019\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"name\":\"GBI Pasir Koja 39 Bandung\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#organization\",\"name\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/200px-Logo_GBI.svg_.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"GBI PasirKoja 39 Bandung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gbipasirkoja39\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/GBIPasirKoja39\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7\",\"name\":\"gbiadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"gbiadmin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gbipasko.com\\\/pages\\\/author\\\/gbiadmin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahan Care Cell September 2019 - GBI Pasir Koja 39 Bandung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahan Care Cell September 2019 - GBI Pasir Koja 39 Bandung","og_description":"CARE CELL DAN PEMURIDAN Pertemuan 1 Effective Discipleship (Pemuridan yang Efektif) (1 Tes. 2:1-8) Pendahuluan &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemuridan adalah cara yang sangat efektif untuk: Membuat anak Tuhan berakar dan bertumbuh dalam pengetahuan akan kebenaran. Hosea 4:6 mengatakan, umat Tuhan binasa karena kurangnya pengetahuan akan firman Tuhan.Membentuk karakter (perubahan hidup). Melatih orang percaya menemukan dan mengembangkan karunia &hellip;","og_url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/","og_site_name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","article_published_time":"2019-08-31T17:01:18+00:00","og_image":[{"width":300,"height":160,"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gbiadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gbiadmin","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/"},"author":{"name":"gbiadmin","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7"},"headline":"Bahan Care Cell September 2019","datePublished":"2019-08-31T17:01:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/"},"wordCount":1543,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg","articleSection":["Bahan Care Cell"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/","name":"Bahan Care Cell September 2019 - GBI Pasir Koja 39 Bandung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg","datePublished":"2019-08-31T17:01:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cell.jpg","width":300,"height":160},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/bahan-care-cell-september-2019\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahan Care Cell September 2019"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#website","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","name":"GBI Pasir Koja 39 Bandung","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#organization","name":"GBI PasirKoja 39 Bandung","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","contentUrl":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/200px-Logo_GBI.svg_.png","width":200,"height":200,"caption":"GBI PasirKoja 39 Bandung"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.instagram.com\/gbipasirkoja39","https:\/\/www.youtube.com\/c\/GBIPasirKoja39"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/#\/schema\/person\/29a85fe1b4572b38e635ca693f4b30b7","name":"gbiadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c0a445f07fee4199462f5411ee855d74f369ee307266fa4b6a239286f07788?s=96&d=mm&r=g","caption":"gbiadmin"},"url":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/author\/gbiadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gbipasko.com\/pages\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}